Jakarta, CNN Indonesia --
Honda Prelude yang dijual di Indonesia dengan sistem pre order sejak akhir Januari 2026 diklaim menuai respons positif dari masyarakat. Perusahaan menyebut sejauh ini telah mengantongi 270 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sejak masa inden resmi dibuka.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director HPM, menjelaskan konsumen akan menerima unit paling cepat Mei 2026.
"Untuk Prelude itu 270 pemesanan, lalu pengiriman perdana Mei," kata Billy ditemui di Jakarta, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para konsumen berpeluang tak memperoleh unit secara serentak sebab Indonesia hanya mendapat alokasi jatah 100 unit untuk tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada peluang perusahaan bakal meminjam jatah tahun berikutnya sehingga alokasi untuk pemesanan awal Prelude dapat langsung terpenuhi.
Billy menambahkan kehadiran Prelude menjadi arah penegasan Honda memasuki era elektrifikasi.
Sedan ini telah bisa dipesan melalui sistem pre order dengan harga yang dijanjikan di bawah Rp1 miliar.
Prelude tidak dirancang sebagai kebangkitan nama lama. Proyek ini bermula dari pengembangan mobil sport hybrid baru yang ditujukan untuk masa depan.
Seiring karakter kendaraan terbentuk, Honda menilai filosofi dan rasa berkendara yang dihasilkan memiliki keselarasan kuat dengan nilai yang melekat pada Prelude. Dari situlah nama Prelude akhirnya dipilih.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1979, Prelude telah melalui lima generasi dan dijual di berbagai pasar utama dunia, sebelum produksinya dihentikan pada awal 2000-an. Kini, Prelude kembali sebagai generasi keenam dengan pendekatan sporty hybrid.
Mobil ini dibekali Honda S+ Shift, sementara platform yang digunakan merupakan turunan Civic Type R. Karakter mobil ini telah disesuaikan agar tetap ringan, stabil, dan mudah dikendalikan.
(ryh/fea)


















































