7 Amalan Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan untuk Raih Keutamaannya

3 hours ago 4

CNN Indonesia

Selasa, 10 Mar 2026 15:00 WIB

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan pada waktu malam Lailatul Qadar. Berikut amalan yang bisa dikerjakan. Ilustrasi. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan pada waktu malam Lailatul Qadar. Berikut amalan yang bisa dikerjakan. (AFP/ATTA KENARE)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam Islam yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Malam ini disebut dalam Al-Qur'an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan pada waktu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai amalan malam Lailatul Qadar dapat dilakukan sebagai bentuk kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Malam yang penuh rahmat ini diyakini terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah pada waktu tersebut.

Dengan menjalankan berbagai amalan malam Lailatul Qadar, seorang Muslim diharapkan dapat memperoleh ampunan serta pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda mengenai waktu datangnya malam Lailatul Qadar dalam sebuah hadis berikut:


تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ


Artinya: "Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan." (HR Bukhari)

Hadis tersebut menjadi petunjuk bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Amalan malam Lailatul Qadar

Berikut beberapa amalan malam Lailatul Qadar yang dapat dilakukan untuk meraih keberkahan dan keutamaannya.

1. Membaca doa Lailatul Qadar

Salah satu amalan yang dianjurkan ketika malam Lailatul Qadar adalah membaca doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa ini berisi permohonan ampunan kepada Allah SWT agar dosa-dosa yang telah dilakukan dapat dihapuskan.

Berikut bacaan doa Lailatul Qadar:


اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka afuwun tuhibbul afwa fa'fu anni.

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha memberikan maaf dan Engkau suka memberikan maaf, karenanya maafkanlah aku.

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca berulang kali pada malam Lailatul Qadar sebagai bentuk kerendahan hati seorang hamba kepada Tuhannya.


2. Melaksanakan sholat sunnah

Sholat sunnah seperti tahajud, witir, dan qiyamul lail merupakan amalan utama yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.

Rasulullah SAW memberikan teladan dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Hal ini dijelaskan dalam sebuah riwayat hadis berikut:


كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا دخل العشر احيا الليل وايقظ اهله وشد المئزر


Artinya: "Apabila Rasulullah Saw memasuki malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan, beliau beribadah dengan sungguh-sungguh serta membangunkan anggota keluarganya."

Sholat malam menjadi salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.


3. Memperbanyak zikir dan sholawat

Amalan malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah memperbanyak zikir dan sholawat kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Zikir dapat dilakukan dengan menyebut nama Allah, membaca tasbih, tahmid, dan takbir.

Salah satu bacaan sholawat yang dapat diamalkan adalah sebagai berikut: Allaahumma sholli alaa muhammadin wa alaa aalihi wasallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya."

Dengan memperbanyak zikir, hati akan menjadi lebih tenang dan semakin dekat dengan Allah SWT.


4. Bersedekah

Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan, termasuk pada malam Lailatul Qadar. Sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang menerima, tetapi juga menjadi penyempurna keimanan bagi orang yang memberi.

Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan sedekah di bulan Ramadhan:
"Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang ditunaikan pada bulan Ramadhan." (HR Tirmidzi)

Melalui sedekah, seorang Muslim dapat meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperoleh pahala yang berlipat ganda.


5. Membaca Al-Qur'an

Malam Lailatul Qadar dikenal sebagai malam diturunkannya Al-Qur'an. Oleh sebab itu, membaca Al-Qur'an menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam tersebut.

Rasulullah SAW memiliki kebiasaan bertadarus Al-Qur'an bersama Malaikat Jibril selama bulan Ramadhan. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut:

"Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al Quran bersamanya." (HR Bukhari).

Dengan memperbanyak tilawah Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar, seorang Muslim dapat memperoleh pahala serta keberkahan yang besar.


6. Melakukan itikaf di masjid

Itikaf merupakan ibadah dengan cara menetap di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Ibadah ini biasanya dilakukan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Seseorang yang melaksanakan i'tikaf dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan melaksanakan sholat sunnah.

I'tikaf juga menjadi sarana untuk menjauhkan diri dari kesibukan dunia agar dapat lebih fokus beribadah.


7. Membaca doa Sayyidul Istigfar

Amalan malam Lailatul Qadar berikutnya adalah membaca doa sayyidul istigfar. Doa ini dikenal sebagai salah satu doa istigfar yang paling utama untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

Berikut bacaan doa sayyidul istigfar:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ


Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari)

Dengan menjalankan amalan malam Lailatul Qadar secara sungguh-sungguh, diharapkan seorang Muslim dapat memperoleh ampunan, rahmat, serta keberkahan dari Allah SWT.

Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.

(gas/fef)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |