CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 17:15 WIB
Ilustrasi. Seseorang bisa tiba-tiba mengalami kesemutan karena berbagai masalah kesehatan. (iStockphoto/kaarsten)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kesemutan sering kali menyerang kaki seseorang yang dilipat terlalu lama. Seseorang yang mengalami kesemutan biasanya akan merasa kakinya seperti ditusuk-tusuk dan geli, seolah sedang dijalari oleh ribuan semut.
Tanda lain kesemutan biasanya juga berupa kesulitan untuk menggerakkan kaki. Lantas, kenapa kaki sering kesemutan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenapa kaki sering kesemutan?
Mengutip Prevention, Oluwatosin Thompson, seorang ahli saraf sekaligus Direktur Neuromuscular and Neurodiagnostic Medicine and Fall Prevention di Pacific Neuroscience Institute, Providence Saint John's Health Center, Santa Monica, menilai kesemutan pada kaki merupakan gejala yang sangat umum terjadi dan biasanya tidak menunjukkan masalah serius.
Namun, masalah akan menjadi serius jika kesemutan berkepanjangan dan disertai gejala seperti hilangnya keseimbangan, lemas, nyeri, atau perubahan penglihatan. Jika hal itu terjadi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Nah, berikut ini sejumlah penyebab umum kenapa kaki sering kesemutan melansir berbagai sumber:
1. Efek samping obat
Pengobatan dapat menjadi salah satu penyebab kesemutan. Contohnya, pasien yang menjalani kemoterapi atau seseorang yang menggunakan obat untuk HIV/AIDS.
Thompson menyarankan, dalam kasus ini penting untuk berdiskusi dengan dokter mengenai pilihan obat lain dengan efek samping yang lebih sedikit atau melanjutkan pengobatan jika manfaat obat lebih besar.
2. Diabetes
Kesemutan juga bisa menjadi salah satu gejala diabetes. Penyebabnya, kadar gula darah yang tinggi dapat mengakibatkan kerusakan saraf.
Selain sering kesemutan, diabetes perlu diwaspadai jika Anda memiliki kondisi sering haus dan lapar, jarang berolahraga, serta memiliki riwayat keluarga diabetes tipe 2.
National Institute of Neurological Disorders and Stroke menyarankan agar Anda mengontrol gula darah dengan mengubah gaya hidup dan menjalani pengobatan untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.
3. Kekurangan vitamin B
Kekurangan vitamin, seperti B1 atau B12, dapat mengakibatkan kesemutan di kaki. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh diet yang tidak tepat atau pola makan yang kurang seimbang.
Kesemutan di kaki dapat menjadi sinyal tubuh bahwa Anda sedang kekurangan vitamin B. Namun, seseorang yang terlalu banyak mengonsumsi vitamin B6 juga bisa mengalami kesemutan.
Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
4. Kehamilan
Ibu hamil cukup sering mengalami kesemutan. Saat janin tumbuh, tekanan dari rahim dapat menekan saraf di kaki dan menyebabkan kesemutan hingga ke jari-jari kaki.
Thompson mengatakan, Anda juga mungkin merasakan mati rasa dan kesemutan di tangan akibat perubahan kadar cairan dalam tubuh.
Meski demikian, ia menilai gejala tersebut normal dan akan hilang setelah melahirkan. Namun, jika disertai mati rasa atau kesemutan yang terus-menerus, memburuk, atau disertai nyeri dan bengkak, segera hubungi dokter.
5. Gangguan autoimun
Kesemutan pada kaki bisa disebabkan oleh gangguan autoimun, seperti lupus, sindrom Sjögren, sindrom Guillain-Barré, dan multiple sclerosis.
Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif menyerang saraf. Dalam kasus lain, artritis akibat kondisi tersebut dapat menjepit saraf sehingga mengakibatkan kesemutan.
6. Saraf terjepit
Thompson menjelaskan, jika Anda mengalami sakit punggung dan kesemutan yang menjalar ke kaki, kondisi ini sering kali menunjukkan adanya saraf terjepit.
Ilustrasi. Saraf kejepit. (istockphoto/Filip_Krstic)
Saraf terjepit dapat disebabkan oleh cedera, kehamilan, artritis, atau stres akibat gerakan berulang di tempat kerja maupun di gym. Dalam banyak kasus, kecuali disertai lemas yang parah, terapi fisik dapat membantu meringankan gejala.
7. Tekanan pada saraf
Kesemutan sering terjadi akibat terlalu lama berada dalam posisi tertentu, seperti duduk bersila, duduk dengan kaki terlipat ke belakang, berlutut, atau jongkok.
Posisi tersebut memberikan tekanan berlebih pada saraf sehingga mengurangi aliran darah. Mengubah posisi menjadi salah satu cara paling mudah untuk menghilangkan kesemutan.
Demikian penyebab kenapa kaki sering kesemutan yang bisa Anda pelajari. Semoga membantu.
(glo/tis)

















































