Apa Dampak Rupiah Anjlok Ditekuk Dolar Bagi Masyarakat Desa?

2 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak akan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat di pedesaan. Pasalnya, rakyat tidak menggunakan dolar AS dalam transaksi pembayaran.

Namun, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai klaim Prabowo tersebut kurang tepat.

"Klaim Prabowo bahwa dolar naik masyarakat desa tidak terdampak itu adalah klaim yang keliru," ujar Nailul kepada CNNIndonesia.com, Minggu (17/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Huda menjelaskan pelemahan rupiah akan memicu inflasi impor (imported inflation) yang pada akhirnya turut dirasakan masyarakat desa.

Artinya, pelemahan rupiah akan mengakibatkan kenaikan harga pada barang-barang impor hingga bahan bakar minyak (BBM) yang masih banyak dipenuhi dari impor.

"Inflasi dari impor akan mulai naik ke depan terutama akibat biaya distribusi BBM naik, harga barang naik. Imported inflation akan terjadi, terutama untuk barang yang terkait impor, baik bahan baku, penolong, ataupun konsumsi," ujar Huda.

Ia memperkirakan kenaikan harga mulai terasa dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Saat ini saja, kata dia, sudah ada plastik yang harganya naik dan terjadi kelangkaan di pasar. Ini tak lepas dari Indonesia yang masih mengimpor bahan baku plastik berupa nafta.

Akibat pelemahan rupiah, biaya distribusi hingga harga barang berbahan plastik pun ikut meningkat.

"Apakah di desa enggak ada plastik? Tentu saja banyak dan itu menggerus dompet masyarakat desa juga," ujar Huda.

Plastik ini juga bukan hanya digunakan sebagai kemasan. Ia mencontohkan produk elektronik yang juga memiliki berbagai komponen berbahan plastik di dalamnya.

Ditambah lagi, sebagian besar komponen lain untuk barang elektronik masih berasal dari impor, sehingga berpotensi membuat harga produk elektronik buatan dalam negeri menjadi lebih mahal.

"Apakah di desa tidak ada TV atau komponen elektronik lainnya? Tentu saja ada dan itu semakin menekan ekonomi di desa," ujar Huda.

Tak hanya itu, ia menyebut sektor pertanian juga terdampak karena harga pupuk berpotensi naik. Menurut dia, sebagian bahan baku pupuk masih bergantung pada impor, termasuk gas.

Ketika pasokan terganggu dan rupiah melemah, maka yang terjadi adalah kenaikan harga pupuk.

"Harga pupuk yang naik pasti mengganggu sektor pertanian, mengganggu masyarakat di perdesaan," ujar Huda.

Di sisi lain, Huda menilai daya beli masyarakat saat ini juga belum pulih akibat berbagai tekanan ekonomi domestik.

Ia mengatakan produsen kemungkinan besar akan memilih menekan margin keuntungan dibanding menaikkan harga jual secara agresif. Namun, kondisi ini berpotensi memicu efisiensi hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ia khawatir gelombang PHK bisa memburuk dalam dua hingga tiga bulan ke depan dan membuat ekonomi nasional semakin melambat.

"Ekonomi kita akan semakin melambat, efeknya ke rupiah yang tidak kunjung membaik," ucap Huda.

Selain itu, Huda juga menilai strategi substitusi impor tidak akan efektif dalam jangka pendek karena banyak komponen industri masih belum bisa diproduksi di dalam negeri.

Ia mencontohkan chip atau semikonduktor yang memang harus impor dari luar. Ia menyebut dua hal ini belum bisa dipasok dari dalam negeri dan begitu juga berbagai komponen lainnya.

"Menurut saya memang strategi substitusi impor ini tidak akan efektif dalam jangka pendek," ujar Huda.

Menurut Huda, kondisi tersebut bisa membuat perusahaan menahan ekspansi, penyerapan tenaga kerja melambat, dan konsumsi rumah tangga stagnan.

Klaim Prabowo soal pelemahan rupiah tidak berdampak pada masyarakat di pedesaan dilontarkan ketika acara peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Mulanya dia menyinggung pihak yang kerap menyebut kondisi ekonomi Indonesia berada dalam bahaya, karena rupiah terus melemah.

"Jadi, saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya enggak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa, ya kan?," kata Prabowo.

Prabowo meminta agar publik tidak terlalu mengkhawatirkan pergerakan rupiah terhadap dolar yang sering menjadi sorotan. Menurutnya, masyarakat di daerah pedesaan tidak menggunakan mata uang asing tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua umum Partai Gerindra itu menegaskan kondisi ketahanan ekonomi Indonesia masih terjaga dengan baik bahkan relatif stabil, terutama pada sektor pangan dan energi di tengah kepanikan global.

"Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya.

Nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp17.614 per dolar AS pada perdagangan Jumat (15/5). Posisi tersebut disebut menjadi titik terlemah rupiah sepanjang sejarah perdagangan modern.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |