AS-China Sepakat Pangkas Tarif Dagang Produk Pertanian

3 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

China dan Amerika Serikat (AS) sepakat mengurangi hambatan non-tarif terhadap sejumlah produk pertanian kedua negara.

Kesepakatan ini diumumkan setelah Presiden AS Donald Trump menyelesaikan kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke China beberapa hari lalu.

Dalam pernyataan pada Sabtu (16/5), Juru Bicara Kementerian Perdagangan China mengatakan kedua pihak sepakat mendorong perluasan perdagangan dua arah, termasuk produk pertanian, melalui pengaturan seperti pengurangan tarif timbal balik terhadap produk dalam cakupan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua negara juga akan menyelesaikan atau secara substansial mempercepat penyelesaian sejumlah hambatan non-tarif terhadap produk pertanian serta persoalan akses pasar.

Pihak AS disebut akan secara aktif mendorong penyelesaian kekhawatiran lama China terkait penahanan otomatis produk susu dan hasil laut, ekspor bonsai berukuran sedang ke Washington, hingga pengakuan zona bebas flu burung di Shandong.

"China juga akan secara aktif mendorong penyelesaian kekhawatiran AS terkait registrasi fasilitas daging sapi dan ekspor daging unggas dari sejumlah negara bagian (di AS) ke China," tulis pernyataan tersebut dikutip dari Anadolu, Minggu (17/5).

Kedua negara juga mencapai pengaturan terkait pembelian pesawat asal AS oleh China serta pasokan mesin dan komponen pesawat dari Washington ke Beijing. Kerja sama di sektor ini disebut akan terus dilanjutkan ke depan.

Trump sebelumnya mengumumkan China sepakat membeli 200 pesawat Boeing serta mesin produksi General Electric.

Kesepakatan ini juga dibarengi rencana pembentukan Trade Council atau Dewan Perdagangan antara AS dan China.

Dewan tersebut akan membahas berbagai isu perdagangan, termasuk penurunan tarif, investasi, hingga perdagangan bilateral.

"Kedua pihak akan membahas isu termasuk pengurangan tarif terhadap produk terkait melalui Dewan Perdagangan dan secara prinsip sepakat memangkas tarif untuk produk dengan skala yang setara," lanjut pernyataan tersebut.

Saat ini, rata-rata tarif AS terhadap ekspor China mencapai 47,5 persen dan mencakup seluruh barang impor asal China, menurut lembaga think tank Peterson Institute for International Economics yang berbasis di Washington.

Sementara itu, rata-rata tarif China terhadap produk ekspor AS berada di level 31,9 persen dan juga mencakup seluruh barang.

Tarif AS terhadap produk China telah naik 26,8 poin persentase sejak pemerintahan kedua Trump dimulai pada 20 Januari 2025. Dalam periode yang sama, tarif China terhadap produk AS meningkat 10,7 poin persentase.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |