Jakarta, CNN Indonesia --
Gol Jepang ketika kiper Yordania sudah selebrasi setelah menepis adu penalti di Piala Asia U-23 2026 sah menurut aturan permainan. Berikut penjelasan aturan penalti dalam permainan sepak bola.
Kejadian unik dan viral terjadi dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2026 antara Jepang vs Yordania. Momen tak terduga itu melibatkan kiper Yordania, Abdel Rahman Al Talalga, yang salah melakukan selebrasi saat adu penalti melawan Jepang.
Pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City Hall, Jeddah, Jumat (16/1), harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drama terjadi pada tendangan penalti kedua Jepang yang dieksekusi oleh Yutaka Michiwaki. Tembakan Michiwaki ke arah kanan gawang sempat ditepis oleh Al Talalga. Merasa sukses menggagalkan penalti lawan, kiper Yordania itu langsung melakukan selebrasi.
Namun, situasi berbalik saat bola hasil tepisannya ternyata masih bergerak. Bola memantul ke tanah dan perlahan masuk ke dalam gawang.
Wasit pun mengesahkan gol tersebut untuk Jepang, membuat Al Talalga terkejut karena penalti itu tetap dinyatakan sah. Skor adu penalti pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Jepang.
Berdasarkan peraturan International Football Association Board (IFAB) atau Hukum Permainan Sepak Bola disebutkan bahwa 'Tendangan penalti selesai ketika bola berhenti bergerak, keluar dari permainan, atau wasit menghentikan permainan karena pelanggaran apapun'.
Dengan penjelasan dalam IFAB itu membuktikan bahwa gol penalti Jepang tersebut sah karena kiper Yordania selebrasi saat bola masih bergulir lalu masuk ke gawangnya. Hal ini murni keteledoran dari sang kiper yang terlalu cepat melakukan selebrasi.
Sebelumnya, penendang pertama Jepang, Rion Ichihara, sukses mencetak gol dan membawa Samurai Biru unggul 1-0. Sementara itu, eksekutor pertama Yordania, Mohammad Taha, gagal mencetak gol.
Adu penalti terus berlanjut. Penendang kedua Yordania hingga penendang keempat Jepang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Namun, kegagalan Mohammad Al Shatti sebagai penendang keempat Yordania memastikan kekalahan Yordania dengan skor 2-4 dalam adu penalti.
Hasil ini membuat Jepang melangkah ke babak semifinal Piala Asia U-23 2026, sementara Yordania harus tersingkir di perempat final.
(rhr/rhr/nva)

















































