Bonatua Pamer Salinan Ijazah Jokowi Saat Diperiksa Jadi Ahli Roy Suryo

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi memamerkan salinan (fotocopy) terlegelisir ijazah S1 Kehutanan UGM milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat hadir dalam panggilan pemeriksaan sebagai ahli bagi tersangka Roy Suryo dkk di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (11/2).

Selain Bonatua, pihak Roy cs juga turut Leony Lidya untuk dimintai keterangan sebagai ahli. Keduanya diketahui adalah penggugat keterbukaan informasi publik soal dokumen ijazah Jokowi ke Komisi Informasi Publik (KIP).

Pengacara Roy dkk Refly Harun mengatakan Bonatua bakal menyampaikan ke penyidik tentang dirinya yang mendapatkan ijazah Jokowi sebagai sebuah hak publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bang Bonatua akan membicarakan mengenai bagaimana informasi itu dapat diproses sebagai sebuah hak kita karena beliau dealing with dengan undang-undang tentang kebebasan informasi publik dan menceritakan bagaimana ijazah Jokowi didapatkan," kata Refly di Mapolda Metro Jaya, Rabu siang.

Sementara itu, Bonatua menyebut kehadiran dirinya di Polda Metro Jaya dalam kapasitasnya sebagai ahli terkait keterbukaan informasi publik dan seorang peneliti.

"Yang perlu saya klarifikasi juga bahwa disini saya sebagai ahli ya, ahli yang berempiris karena saya melakukan kerja-kerja praktek, mempraktekkan keterbukaan informasi publik, saya meneliti dan saya harus pelajari dulu penelitian sebelumnya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bonatua kemudian memamerkan dua salinan ijazah Jokowi yang diserahkan oleh KPU RI. Dua lembar salinan ijazah Jokowi yang diperoleh dari KPU itu digunakan untuk pencalonan dalam Pilpres 2014 dan Pilres 2019.

Menurut dia, salinan ijazah yang ia peroleh itu identik dengan ijazah yang pernah diunggah kader PSI Dian Sandi melalui akun media sosialnya. Diketahui, unggahan ijazah yang diunggah Dian itulah yang menjadi dasar penelitian oleh Roy cs.

"Pada saat saya mendapat salinan, yang tersembunyi 9 item dari KPU, bulan September lalu, tahun lalu, saya sudah menyatakan di media bahwa, ini sudah identik dengan sampling yang diuji oleh RRT [Roy Suryo, Rismon Sianipar, dr Tifa]," ucap dia.

Sebelumnya, Bonatua resmi mendapat salinan ijazah Jokowi tanpa sensor dari KPU pada Senin (9/2).

Setelah melalui proses sengketa di Komisi Informasi Pusat (KIP), Bonatua juga mengapresiasi langkah KPU RI yang bersedia menyerahkan dokumen tanpa sensor tersebut.

"Terima kasih KPU. Artinya memang ini buktinya bahwa tak sempat saya simpan ini selalu langsung saya kasih ke publik. Nah, dengan begitu ya mengapa inti acara kita ini adalah menerima salinan resmi fotokopi ijazah, ini saya catat ya, fotokopi ijazah terlegalisir berwarna tanpa sensor," kata Bonatua saat dikonfirmasi, Selasa (10/2).

Dalam perkara ini, Bonatua sebelumnya menyebut ada sembilan informasi yang disembunyikan atau dikaburkan KPU RI dalam salinan ijazah kelulusan Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sembilan informasi itu adalah nomor kertas, nomor ijazah, nomor induk mahasiswa, tanggal lahir, tempat lahir, tanda tangan pejabat legalisir, tanggal legalisasi, tanda tangan Rektor UGM, dan tanda tangan Dekan Fakultas Kehutanan UGM.

(dis/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |