Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk berperan serta dalam pengembangan UMKM di tanah air.
Peran mereka lakukan dengan memberikan pendampingan.
Mengutip akun Instagram mereka, pendampingan dilakukan melalui rumah BUMN BRI, Kain Indonesia by Shifara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui rumah tersebut, BRI telah berhasil membina 54 Rumah BUMN.
Melalui rumah itu, BRI juga berhasil melaksanakan lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di daerah.
Jumlah tersebut merupakan data per Desember 2025.
Sinta Paramitha yang merupakan pemilik Kain Indonesia by Shifara mengatakan BRI memang memberikan banyak fasilitas bagi pelaku UMKM.
"Fasilitas mulai dari ilmu yang dapat langsung diaplikasikan untuk mengembangkan bisnis hingga kesempatan pameran yang membantu memperkenalkan produk dan meningkatkan brand awareness," katanya seperti dikutip dari akun Instagram tersebut.
Tak hanya itu, BRI juga berhasil mengangkat sejumlah UMKM dari keterbatasan mereka.
Salah satu UMKM itu, usaha bumbu dan tepung kemasan Iswara Food milik Dewi Aminah.
Berkait bantuan BRI ia mampu naik kelas melalui pendampingan yang tepat.
Berawal dari keterbatasan dan cobaan hidup, kini produknya semakin berkembang setelah mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Dewi Aminah, warga Solo, sebelumnya menggantungkan hidup dari usaha batik di Pasar Klewer.
Usaha tersebut menjadi tulang punggung keluarga sejak awal pernikahannya. Namun, musibah kebakaran yang melanda pasar tersebut membuat seluruh usahanya habis.
Cobaan tidak berhenti di situ. Pada tahun 2000, anak ketiganya lahir dengan kondisi autis dan hiperaktif. Kondisi itu mendorong Dewi untuk mempelajari makanan sehat yang sesuai dengan kebutuhan sang anak.
Dari situ, ia mulai mengenal dunia bumbu dan olahan tepung, termasuk mengembangkan tepung mokaf menjadi berbagai produk seperti tepung ayam krispi dan tepung tempe mendoan.
Perjalanan Iswara Food semakin menunjukkan perkembangan positif ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo.
"Alhamdulillah, saya mendapat bimbingan dari BRI melalui program BRIncubator selama 10 hari yang membuat saya lebih percaya diri," ujarnya.
Pendampingan itu tak hanya membuat bisnisnya lebih berkembang, tetapi juga mendorong Dewi untuk berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar. Ia memberdayakan ibu-ibu yang membutuhkan, terutama mereka yang ingin memulai usaha rumahan dari modal kecil.
"Saya juga melatih ibu anak yatim dan para istri dari warga binaan agar bisa berbisnis dengan modal kecil. Mereka dibimbing membuat produk, didampingi setiap bulan, hingga melahirkan usaha baru. Bagi yang siap, bisa menjadi produsen dengan merek sendiri, termasuk saya bantu gratis pengurusan PIRT dan halal. Dari rumah pun bisa, yang penting niat-Insya Allah akan ada jalan," ujar Dewi.

















































