Curhat Pedagang Kembang Api: Pembeli Sepi, Tak Seramai Tahun Lalu

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pedagang kembang api di Pasar Asemka, Jakarta Barat, mengeluh lantaran omzet penjualan pada akhir tahun 2025 ini tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi itu tak lepas dari masyarakat yang diduga masih menahan belanja di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih. Belum lagi, Pemerintah Provinsi Jakarta juga melarang pesta kembang api digelar.

Seorang pedagang kembang api bernama Iki merasakan penurunan omzet tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasa aja sih cenderung sepi semingguan ini, padahal mah biasanya seminggu jelang tahun baru rame tuh yang beli," ujarnya saat ditemui langsung, Rabu (31/12).

Iki menjual kembang api tidak per kotak, melainkan per paket yang berisi 5 kotak. Ia menjajakan kembang api ukuran sedang dengan harga Rp20 ribu per paket, sedangkan ukuran besar dengan harga Rp35 ribu per paketnya.

Ia mengaku pada tahun lalu sehari bisa laku terjual 5-10 paket per harinya, sedangkan tahun ini menurun hanya bisa laku 2-5 paket per harinya.

"Biasa ya dulu mah sehari 5-10 paket bahkan lebih, tapi ya sekarang syukur deh 2-5 paket laku kejual juga," cerita Iki.

Selain kembang api, ia juga menjual petasan banting seharga Rp10 ribu untuk 3 kotak dan petasan ukuran sedang seharga Rp30 ribu.

Meski begitu, ia bercerita di hari terakhir tahun 2025 ini, penjualan mulai ramai dibandingkan 3 hari yang lalu.

"Tapi ya hamdallah hari ini lebih rame, mungkin karena ini udah hari terakhir ya, semoga menjelang malam nanti bisa lebih laku lagi," pungkasnya.

Sementara itu, pedagang kembang api lainnya di sana bernama Joni mengeluhkan penjualan sangat tipis daripada tahun lalu.

"Ya mau gimana lagi ya mas, kemarin juga laku 10 kotak paling, betul-betul beda jauh kalo dibandingkan tahun lalu," ujarnya saat ditemui secara terpisah.

Namun, ia tetap berharap saat malam hari menjelang pergantian tahun, penjualan kembang api bisa lebih banyak yang terjual.

"Doain aja ya mas bisa laku lebih banyak jelang malam nanti," terangnya penuh harap.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)

Read Entire Article
| | | |