David-Victoria Beckham Masih Mau Terima Brooklyn Kalau Balik Lagi

4 hours ago 2

CNN Indonesia

Sabtu, 24 Jan 2026 23:30 WIB

David dan Victoria Beckham disebut siap menerima kembali putra mereka, Brooklyn, dalam kehidupan mereka. David dan Victoria Beckham disebut siap menerima kembali putra mereka, Brooklyn, dalam kehidupan mereka. (AFP/NIKLAS HALLE'N)

Jakarta, CNN Indonesia --

David dan Victoria Beckham disebut siap menerima kembali putra mereka, Brooklyn, dalam kehidupan mereka kapan pun anak laki-laki itu ingin bersatu kembali dengan mereka.

Sumber, seperti diberitakan People pada Jumat (23/1), mengungkapkan pasangan tersebut tidak ingin kehilangan putra mereka setelah Brooklyn mengunggah kecaman kepada kedua orang tuanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brooklyn merinci hal-hal yang ia klaim dan tuduhan bahwa orang tuanya berusaha menyabotase hubungannya dengan istrinya, Nicola Peltz, demi publisitas.

"Mereka takut kehilangan putra mereka dan akan menerimanya kembali dalam sekejap," kata sumber tersebut. "Mereka juga keluarga yang dekat. Hanya saja dengan cara yang berbeda dari keluarga Nicola."

Sumber itu mengungkapkan keluarga Beckham, yang juga merupakan orang tua dari putra Romeo (23) dan Cruz (20), serta putri Harper (14), sangat kecewa setelah unggahan Instagram Brooklyn. 

"Mereka mencintai Brooklyn dan sangat terkejut dengan semuanya," kata sumber tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Perwakilan David dan Victoria tidak menanggapi permintaan People untuk memberikan komentar tentang situasi tersebut.

Seorang sumber kedua mengatakan kepada People bahwa keluarga Beckham berharap ketegangan di antara mereka pada akhirnya akan berakhir.

"David dan Victoria percaya waktu akan menyembuhkan ini," kata sumber yang dekat dengan situasi tersebut. "Mereka tahu seiring waktu Brooklyn akan kembali. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa sampai saat itu."

Sumber tersebut juga memberikan wawasan lebih lanjut tentang komunikasi sehari-hari antara pasangan muda itu dan David serta Victoria.

"Brooklyn dan Nicola tidak berbicara dengan David atau Victoria," kata sumber tersebut, menambahkan bahwa "mereka hanya berbicara melalui mediator."

Di tengah keretakan yang terus berlanjut dalam keluarga tersebut, sebuah sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada People awal Januari 2026 soal komunikasi keluarga tersebut.

"David dan Victoria telah berulang kali meminta Brooklyn dan Nicola untuk bertemu dan berbicara agar dapat melangkah maju."

"David sangat menyayangi anak-anaknya," tambah sumber tersebut. "Mereka adalah segalanya baginya."

Tuduhan Brooklyn

Dalam unggahan Instagram Brooklyn, ia menuduh orang tuanya mencoba untuk "merusak" hubungannya dengan istrinya. Tuduhan itu muncul setelah berbulan-bulan spekulasi tentang keretakan antara pasangan itu dan orang tuanya.

"Istri saya terus-menerus tidak dihormati oleh keluarga saya, tidak peduli seberapa keras kami mencoba untuk bersatu," tulis Brooklyn.

"Ibu saya berulang kali mengundang perempuan dari masa lalu saya ke dalam kehidupan kami dengan cara yang jelas dimaksudkan untuk membuat kami berdua merasa tidak nyaman."

"Orang tua saya telah berusaha tanpa henti untuk merusak hubungan saya sejak sebelum pernikahan saya, dan itu belum berhenti," klaimnya.

"Ibu saya membajak tarian pertama saya dengan istri saya, yang telah direncanakan beberapa minggu sebelumnya dengan lagu cinta romantis," tambah Brooklyn, 26, tentang pernikahannya dengan Nicola pada 2022.

Pasangan itu menikah di depan hampir 600 tamu mereka pada April 2022 di kediaman keluarga Peltz di Palm Beach, Florida.

"Di depan 500 tamu pernikahan kami, Marc Anthony memanggil saya ke panggung, di mana seharusnya tarian romantis saya dengan istri saya, tetapi malah ibu saya yang menunggu untuk menari dengan saya. Dia menari dengan sangat tidak pantas di depan semua orang. Saya tidak pernah merasa lebih tidak nyaman atau dipermalukan sepanjang hidup saya."

Victoria dan David belum menanggapi tuduhan yang dibuat Brooklyn di Instagram Stories-nya. Namun, David sempat membahas penggunaan media sosial anak-anaknya saat tampil di acara Squawk Box CNBC keesokan harinya.

Mantan bintang sepak bola dunia itu mengatakan bahwa ia mencoba mendidik anak-anaknya tentang kekuatan dan bahaya media sosial, tetapi hal itu tidak menghentikan mereka dari melakukan "kesalahan."

"Mereka melakukan kesalahan, tetapi anak-anak diperbolehkan melakukan kesalahan," lanjut David.

"Begitulah cara mereka belajar. Itulah yang saya coba ajarkan kepada anak-anak saya. Terkadang Anda harus membiarkan mereka melakukan kesalahan itu juga."

(chri)

Read Entire Article
| | | |