Diare Tiba-tiba? Bisa Jadi Sinyal Awal Masalah Jantung

8 hours ago 9

CNN Indonesia

Selasa, 14 Apr 2026 18:45 WIB

Diare tak selalu soal pencernaan. Dalam kasus tertentu, bisa jadi tanda awal gangguan jantung, terutama pada pasien berisiko. Ilustrasi. Waspada, diare juga bisa jadi tanda serangan jantung. (iStockphoto/Tharakorn)

Jakarta, CNN Indonesia --

Diare kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan ringan yang akan sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam kondisi tertentu, gejala ini ternyata bisa menjadi sinyal awal adanya masalah serius pada jantung, terutama pada kelompok pasien berisiko.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Siloam Heart Hospital, Jakarta, Giovanno Rachmanda Maulana, mengatakan diare memang tidak selalu berdiri sendiri sebagai gangguan saluran cerna.

"Diare itu respons usus terhadap sesuatu yang ada di dalamnya. Tapi di sisi lain, usus bisa bergerak cepat karena respons saraf simpatis dan parasimpatis," jelasnya dalam diskusi kesehatan yang digelar Siloam Hopsital di Jakarta, Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Giovanno, tubuh manusia memiliki sistem saraf kompleks yang mengatur berbagai fungsi organ, termasuk jantung dan usus. Sistem ini terdiri dari saraf simpatis dan parasimpatis yang bekerja saling berlawanan namun seimbang.

Dalam kondisi tertentu, gangguan pada jantung dapat memicu respons tidak langsung di organ lain. Otak bisa mengirimkan sinyal ke bagian tubuh yang masih sensitif, sehingga muncul gejala yang tampak tidak berkaitan, seperti diare.

Artinya, meski sumber masalah ada di jantung, tubuh justru 'memberi sinyal' lewat saluran pencernaan. Fenomena ini dikenal sebagai gejala atipikal, yakni tanda penyakit yang tidak muncul dalam bentuk yang umum atau khas.

Mengapa diare bisa terkait serangan jantung?

Dalam beberapa kasus, serangan jantung, terutama yang terjadi di bagian bawah jantung dapat merangsang saraf vagus, yaitu saraf yang juga berperan dalam mengatur sistem pencernaan.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami keluhan seperti:

• Diare

• Mual dan muntah

• Perut terasa tidak nyaman atau mulas

Kondisi ini sering kali membuat gejala disalahartikan sebagai masalah pencernaan biasa, padahal tubuh sedang mengalami kekurangan oksigen di otot jantung.

Risiko lebih tinggi pada pasien diabetes

Gejala tidak biasa ini lebih sering terjadi pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti diabetes dan penyakit jantung. Pada penderita diabetes, kerusakan saraf (neuropati) dapat membuat gejala khas serangan jantung, seperti nyeri dada tidak terasa.

"Khusus pasien diabetes dan jantung, sarafnya bisa tidak sensitif. Bisa jadi dadanya sakit, tapi tidak terasa," ujar Giovanno.

Akibatnya, tubuh mencari 'jalur lain' untuk mengirimkan sinyal bahaya, salah satunya melalui organ yang masih sensitif seperti usus. Tak jarang, pasien datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan diare, namun setelah diperiksa lebih lanjut justru terdiagnosis mengalami gangguan jantung.

Dalam praktik klinis, ada kasus ketika pasien yang awalnya mengeluhkan diare ternyata mengalami serangan jantung setelah menjalani pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).

[Gambas:Video CNN]

Kondisi ini lebih sering ditemukan pada pasien usia lanjut atau mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes. Karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala yang tampak ringan, terutama jika muncul secara tiba-tiba atau terasa berbeda dari biasanya.

Diare yang berkaitan dengan masalah jantung umumnya tidak berdiri sendiri. Biasanya disertai gejala lain, seperti:

• Nyeri atau rasa tertekan di dada

• Nyeri menjalar ke lengan, leher, atau punggung

• Keringat dingin

• Pusing

• Sesak napas

Jika diare muncul tanpa penyebab jelas, misalnya bukan karena makanan atau infeksi dan disertai tanda-tanda di atas, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa tidak semua diare berkaitan dengan penyakit jantung. Sebagian besar kasus tetap disebabkan oleh gangguan pencernaan umum, seperti infeksi atau pola makan.

"Tidak selalu diare berujung pada serangan jantung. Tapi ini bisa jadi peringatan awal bahwa ada sesuatu yang tidak biasa," tegas Giovanno.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |