Djaka Budi-Bimo Dipanggil Prabowo, Jadi Dirjen Pajak dan Bea Cukai?

7 hours ago 2

CNN Indonesia

Selasa, 20 Mei 2025 15:55 WIB

Presiden Prabowo Subianto memanggil dua tokoh di tengah isu pergantian Dirjen Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai. Presiden Prabowo Subianto memanggil dua tokoh di tengah isu pergantian Dirjen Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai. ( CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana).

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto memanggil dua tokoh; Bimo Wijayanto dan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Djaka Budi Utama di tengah isu pergantian Dirjen Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai.

Usai pemanggilan, Bimo mengatakan dipanggil Prabowo karena ingin diberikan arahan. Salah satunya perbaikan sistem perpajakan dan bea cukai supaya lebih lebih akuntabel, berintegritas, independen supaya penerimaan negara bisa digenjot untuk mengamankan programnya.

"Ada beberapa hal yang diberikan arahan kuat oleh Bapak Presiden untuk untuk membuat martabat Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk bisa lebih kuat dalam mengamankan penerimaan negara," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (20/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ia tak mau menyebut secara jelas apakah arahan itu berarti Prabowo akan menunjuknya sebagai dirjen pajak atau tidak.

"Saya belum bisa memberikan ke publik, saya harus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan," katanya.

Isu pergantian dirjen pajak dan bea cukai menguat belakangan ini. Untuk dirjen pajak, mengutip detik.com, bos baru kabarnya akan diduduki oleh Bimo Wijayanto.

Sementara dirjen bea dan cukai kabarnya akan diduduki oleh Djaka Budi Utama.

[Gambas:Video CNN]

(mnf/agt)

Read Entire Article
| | | |