FIFA Lepas Tangan soal Wasit Somalia Gagal Masuk AS

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

FIFA mengkonfirmasi wasit terbaik Afrika, Omar Artan, dipastikan tidak bisa memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat karena masalah di imigrasi.

Artan seharusnya menjadi wasit pertama dari Somalia di Piala Dunia. Namun, ia terpaksa kembali ke Istanbul setelah ditolak masuk ke AS di Bandara Internasional Miami.

Seorang juru bicara FIFA mengatakan bahwa Omar Abdulkadir Artan tidak dapat memimpin di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat," kata juru bicara FIFA dikutip dari Sky Sports.

FIFA menegaskan bahwa mereka tidak bisa terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah dan hanya mengikuti keputusan pemerintah AS.

"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Artan tidak akan diubah saat ini," kata juru bicara FIFA.

"Sesuai dengan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka," ujar juru bicara FIFA menambahkan.

[Gambas:Instagram]

Pernyataan ini berbeda jauh dari yang disampaikan Gianni Infantino pada 2025 silam yang mengatakan FIFA yakin semua orang akan disambut di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat untuk Piala Dunia.

"Penting untuk mengklarifikasi hal ini. Ada banyak kesalahpahaman di luar sana. Semua orang akan disambut di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat untuk Piala Dunia FIFA tahun depan," kata Infantino saat itu dikutip dari Sky Sports.

Pada 2023, FIFA juga mencabut hak Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dua bulan sebelum turnamen setelah gubernur Bali meminta melarang tim muda zionis Israel bermain di Pulau Dewata.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/abs)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |