Jakarta, CNN Indonesia --
FIFA disebut akan meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membekukan razia polisi imigrasi (ICE) selama Piala Dunia 2026.
Hal tersebut disampaikan Komite Eksekutif FIFA kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Kedekatan Infantino dengan Trump diharapkan bisa membuat usulan tersebut diterima.
Dilansir dari Mirror, Infantino disebut menerima usulan tersebut. Namun, belum ada pernyataan resmi kapan usulan tersebut akan diajukan FIFA kepada Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Infantino dikabarkan telah mengatakan kepada para eksekutif senior bahwa ia akan 'berupaya mengajukan permintaan dari presiden ke presiden kepada Trump'," tulis Mirror.
Sebelumnya, FIFA malah berharap ICE dijauhkan dari kerumunan Piala Dunia 2026. Namun, AS malah memperluas jangkauan ICE menjadi 11 negara. FIFA khawatir ICE akan menurunkan minat penonton.
Keberadaan ICE sempat menjadi isu besar di AS. Bahkan terjadi kerusuhan di AS akibat kekerasan yang dilakukan ICE, namun Trump menilai ICE sebagai ujung tombak.
AS, sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, pun memboikot sejumlah negara datang ke AS. Salah satunya suporter Iran tidak diperkenankan memasuki AS.
Karena itu Iran meminta kepada FIFA untuk memindahkan laga Iran ke Meksiko. FIFA menolak permintaan Iran. FIFA menekankan bahwa Iran akan tetap bertanding di AS.
Sejauh ini Iran belum menanggapi keputusan FIFA. Sebelumnya Iran mengancam akan mundur dari Piala Dunia 2026 jika keamanan para pemain dan pelatih tidak bisa dijamin.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google


















































