Jakarta, CNN Indonesia --
Persija Jakarta tak mampu mencuri poin dari Bhayangkara FC (BFC) dalam Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4).
Belum juga satu menit, tepatnya di detik ke-34, Persija sudah membobol gawang tuan rumah. Serangan cepat Macan Kemayoran membuat pertahanan Bhayangkara agak terkejut.
Mendapat umpan silang di sebelah kanan, Allano de Souza langsung melepas umpan lambung. Rayhan Hannan yang berdiri bebas dengan dingin menyundul bola menjadi gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol ini membuat Paul Munster ngomel-ngomel. Tertinggal 0-1, permainan The Guardian tak berubah. Persija malah menguasai jalannya pertandingan dan mencipta sejumlah peluang.
Setelah 20 menit berjalan, Bhayangkara baru bisa menguasai permainan. Serangan demi serangan dibangun. Pertahanan Persija yang agak santai, mulai dibuat keteteran.
Pada menit ke-28, Bhayangkara menyamakan kedudukan. Pertahanan Persija lengah dalam serangan sayap, dihukum Moussa Sidibe dengan gol tembakan keras.
Situasi imbang ini membuat kedua tim saling jual beli serangan. Namun, hingga babak pertama usai, tak gol tambahan tercipta. Untuk sementara babak pertama berakhir 1-1.
Pada awal babak kedua, Persija terpaksa main dengan 10 pemain. Itu terjadi setelah Jordi Amat mendapat kartu kuning kedua, menit ke-48. Jordi terprovokasi dengan gaya main lawan.
Kalah jumlah pemain membuat Bhayangkara kian leluasa melakukan tekanan. Mauricio Souza lantas memasukkan Van Basty Sousa untuk memperkuat lini tengah.
Kendati tampil dengan 10 pemain, Persija kembali unggul pada menit ke-62. Tendangan beas Fabio Calonego dari luar kotak penalti membentur mistar dan masuk ke dalam gawang.
Usai gol ini Persija memasukkan Bruno Tubarao dan menarik Thales Lira. Persija ingin memperkuat pertahanan, tetapi tidak ingin juga bermain terlalu bertahan. Tetap menyerang.
Souza menerapkan formasi 4-4-1 dengan transformasi 6-2-1 saat bertahan. Formasi ini membuat kubu tuan rumah agak kepayahan hingga 10 menit terakhir waktu normal.
Pada menit ke-81, Bhayangkara punya peluang lewat tendangan bebas, setelah Calonego melakukan handball. Namun tembakan Sidibe masih membentur pagar betis.
Tendangan bebas Bhayangkara lainnya, dari kaki Dendy Sulistyawan pada menit ke-86, menyamakan kedudukan. Sepakan Dendy ke pojok kiri dan tidak bisa dijangkau Cyrus Margono.
Wasit lantas memberi masa injury time selama enam menit. Sempat ada pengecekan VAR atas pelanggaran di kotak penalti, tetapi wait Nendi Rohaendy tak memutuskan penalti.
Saat laga nyaris habis, menit ke-95, Sidibe membobol gawang Persija. Sepakan kaki kirinya di sisi kanan mengerah ke pojok kanan gawang dan membuat Persija takluk dengan skor 3-2.
Susunan Pemain
Bhayangkara: M Aqil Savik, Moises Wolschick, Nehar Sadiki, Vinicius Leonardo; Putu Gede Juni, M Ichsan, Wahyu Subo, Frenky Missa; Bernard Henri, Privat Mbarga, Moussa Sidibe
Persija: Cyrus Margono (PG); Thales Lira, Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Dony Tri Pamungkas; Jean Mota, Jordi Amat, Fabio Calonego, Rayhan Hannan; Allano de Souza, Gustavo Almeida
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google


















































