Jakarta, CNN Indonesia --
PSIM Yogyakarta menaklukkan Madura United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (10/1) malam.
Madura United yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri berupaya menguasai bola dan melepaskan serangan-serangan ke kotak penalti PSIM.
Cahya Supriadi yang ada di bawah mistar PSIM pun dibuat tidak bisa tenang. Taufanny Muslihudin melepaskan tembakan pada menit ke-12 yang masih bisa diblok Cahya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lulinha juga ikut mengancam gawang PSIM lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-24. Bola melesat di atas mistar.
PSIM pun tak mau terlena di dalam tekanan tuan rumah. Nermin Haljeta punya peluang mencetak gol, namun sepakannya lemah dan bisa digagalkan Miswar Saputra pada menit ke-25. Sesaat kemudian giliran kans Lulinha yang gagal menjadi gol.
Madura United harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-45 setelah Nurdiansyah diusir wasit lantaran menginjak Deri Corfe.
Laskar Sape Kerab yang bermain dengan 10 orang mencetak gol pada awal babak kedua melalui Balotelli. Wasit mengecek VAR dan kemudian menyatakan skor tidak berubah karena pemain Guinea Bissau itu karena offside.
Pada menit ke-56 PSIM unggul berkat gol Fahreza Sudin yang memaksimalkan kemelut di mulut gawang Madura. Berawal dari sepakan Ze Valente yang diblok Miswar Saputra, Nermin Haljeta kemudian mencoba melepaskan penyelesaian akhir. Bola mengenai tiang dan kemudian Fahreza menyundul si kulit bulat dan masuk ke gawang.
Dua menit berselang PSIM unggul 2-0. Sundulan Franco Ramos membobol gawang Madura yang dikawal Miswar.
Fahreza kembali mencatatkan nama dalam daftar pencetak gol setelah menuntaskan umpan terobosan dari Valente. Laskar Mataram memimpin 3-0.
Dalam kondisi unggul telak, Ramos melakukan pelanggaran pada menit ke-75. Wasit Rohaendi mengeluarkan kartu merah dan PSIM bermain dengan 10 orang sama seperti Madura.
Menyusul pelanggaran Ramos, Lulinha kemudian melepaskan tendangan bebas. Cahya Supriadi melakukan tepisan dengan baik.
Setelah kekuatan setara dalam kondisi 10 vs 10, Madura United berusaha menggiatkan serangan. Upaya anak asuh Carlos Parreira melalui Balotelli dan Lulinha tak berbuah gol.
Pada menit kedua injury time, Miswar melakukan upaya menangkap bola dengan tangan sehingga wasit memberikan kartu merah. Madura bermain dengan sembilan pemain dan Kerim Palic menjadi kiper karena tidak ada lagi jatah pergantian pemain.
Skor kemenangan tiga gol tanpa balas untuk PSIM bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.
Susunan Pemain Inti Madura United vs PSIM:
Madura United: Miswar Saputra; Taufik Hidayat, Pedro Monteiro, Nurdiansyah, Ruxi; Taufany Muslihudin, Kerim Palic, Paulo Sitanggang; Jordy Wehrmann, Lulinha, Ferian Maulana.
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Franco Ramos, Teddy Rendra, Fahreza Sudin; Ze Valente, Rakhmatso Rakhmatzoda, Dede Sapari; Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
(nva/abs)


















































