Indonesia Bakal Dapat Jatah Minyak dan LPG dari Rusia

7 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia bakal mendapatkan jatah minyak mentah dan LPG dari Rusia. Kesepakatan ini dilakukan dalam lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Moskow.

Bahlil yang ikut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini langsung melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev pada Selasa (14/4), untuk menindaklanjuti kesepakatan Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya.

Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan sejumlah perusahaan energi Rusia, antara lain Rosneft, Ruschem, Zahrubesneft, dan Lukoil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik dimana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Selasa (14/4).

Bahlil menegaskan kerja sama tersebut dijajaki melalui skema antarpemerintah Government to Government atau G2G) maupun business-to-business (B2B), yang diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap ketersediaan cadangan energi nasional, khususnya untuk minyak mentah dan LPG di Indonesia.

Di sisi lain, Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia terbuka untuk memperluas ruang kolaborasi dengan Rusia, termasuk pada pengembangan storage crude, pasokan jangka panjang minyak mentah dan LPG, penjajakan nuklir, serta kerja sama di sektor mineral.

"Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," terangnya.

Bahlil menilai hasil pertemuan itu memberi sinyal positif bagi penguatan ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Ia menilai kemitraan dengan Rusia dapat menjadi salah satu opsi penting, mengingat kapasitas produksi energi negara tersebut yang besar serta pengalamannya dalam industri minyak dan gas.

"Sekali lagi saya merasa senang hari ini karena atas arahan Bapak Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti secara tuntas. Dan alhamdulillah sekali lagi saya katakan bahwa insyaallah bisa kita mendapatkan yang baik," pungkas Bahlil.

[Gambas:Youtube]

(sfr/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |