Ini 5 Cara Menghilangkan Bisul yang Mengeras Tanpa Perlu Dipecahkan

3 hours ago 4

CNN Indonesia

Jumat, 16 Jan 2026 12:40 WIB

Memecahkan bisul yang mengeras memicu risiko lain. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bisul yang mengeras tanpa perlu dipecahkan? Ilustrasi. Cara menghilangkan bisul yang mengeras tanpa perlu dipecahkan. (iStockphoto/Toa55)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Keberadaan bisul bisa sangat mengganggu, apalagi saat baru sembuh dalam hitungan 2 hingga 3 minggu. Bisul yang keras biasanya ada pada tahap-tahap awal kemunculannya.

Dalam beberapa hari berikutnya, benjolan keras ini menjadi lebih lunak, tetapi lebih besar pula dan disertai nyeri, bahkan demam. Tak lama kemudian kantong nanah atau 'mata' terbentuk di bagian puncak bisul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara menghilangkan bisul yang mengeras

Mengutip Very Well Health, nanah harus keluar agar bisul sembuh, tetapi dengan catatan tidak boleh dipecahkan sendiri.

Jadi, untuk menghilangkan bisul yang mengeras, kamu harus menunggu sampai bisul memiliki 'mata'. Biarkan nanah keluar sendiri atau dikeluarkan dengan bantuan tenaga medis untuk menghindari risiko infeksi.

Kadang-kadang, bisul bisa sembuh tanpa harus dikeluarkan nanahnya. Tubuh akan menyerap kembali nanah tersebut.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara menyembuhkan bisul yang mengeras dengan aman dan efektif tanpa perlu dipecahkan secara paksa.

1. Kompres hangat

Cara menghilangkan bisul yang paling umum, yaitu dengan menggunakan kompres hangat dan lembap.

Menurut Healthline, saat bisul mulai muncul dan kantong nanah belum terbentuk sempurna, kompres hangat dapat membantu menarik nanah ke permukaan kulit.

Gunakan kain yang dibasahi air hangat, lalu tempelkan pada area bisul selama sekitar 10 menit, ulangi 3-4 kali sehari.

Dengan cara ini, bisul akan lebih cepat membentuk 'mata' dan membuka sendiri dalam waktu sekitar satu minggu.

2. Gunakan heating pad

Selain kompres hangat, penggunaan heating pad juga dapat membantu bisul mulai mengeluarkan nanah. Letakkan bantalan pemanas di atas handuk basah, kemudian tempelkan pada bagian yang terkena bisul.

Mengutip WebMD, terapi panas ini merangsang aliran darah dan membantu mempercepat proses pembentukan mata bisul. Lakukan cara ini selama beberapa hari, bahkan sampai bisul pecah dan mulai mengering.

3. Jaga bisul tetap bersih dan ditutup

Agar bisul cepat sembuh dan tidak terinfeksi, penting untuk menjaga area bisul tetap bersih dan tertutup.

Setelah membersihkan bisul dan kulit di sekitarnya dengan lembut, tutup bisul dengan perban atau kain kasa steril. Penutup ini melindungi bisul dari kotoran dan bakteri yang bisa memperburuk infeksi serta mencegah penyebaran nanah ke area lain.

4. Gunakan antiseptik

Bisul yang sudah pecah terkadang bisa mengeras juga karena masih terjadi peradangan. Jika ini terjadi, gunakan sabun dan semprotan antiseptik untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bisul.

Ketika bisul sudah pecah dan kulit terbuka, area tersebut sangat rentan terhadap kuman. Oleh karena itu, rutin membersihkannya bisa mengurangi risiko peradangan.

5. Salep khusus bisul

Cara lain mengobati bisul yang sudah pecah, yakni dengan menggunakan salep khusus bisul. Salep ini membantu bisul cepat kering, meredakan rasa gatal, dan mencegah infeksi menyebar ke area sekitar.

Salah satu salep yang bisa dibeli tanpa resep dokter, yaitu salep hitam yang mengandung ichthammol. Kandungan ini dipercaya dapat menarik nanah keluar, melawan infeksi, serta mengurangi nyeri dan pembengkakan.

Sebelum memakai salep, bersihkan dan keringkan area bisul, lalu oleskan tipis-tipis sebanyak 1-3 kali sehari. Jangan lupa tutup dengan perban atau kain kasa.

Dengan menerapkan cara menghilangkan bisul yang mengeras di atas, proses penyembuhan bisa lebih cepat dan risiko komplikasi bisa diminimalkan.

Jika bisul tidak kunjung membaik dalam beberapa minggu atau sering kambuh, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

(rea/asr)

Read Entire Article
| | | |