Jakarta, CNN Indonesia --
Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality bakal membuka kembali hotel bersejarah di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Hotel tersebut sudah lama tutup dan merupakan saksi perjuangan Jenderal Soedirman saat memperjuangkan Indonesia dulu.
Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat mengatakan hotel tersebut bernama Grand Hotel De Djokja yang akan diresmikan sebelum Lebaran 2026.
"Pada 16 Maret 2026, kita akan melakukan soft opening salah satu hotel InJourney di area Marioboro. Jadi namanya adalah Grand Hotel De Djokja," ujar Christine dalam konferensi kesiapan InJourney Hospitality dalam menyambut libur Lebaran 2026, Senin (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Christine memastikan hotel ini dibuka kembali tanpa mengubah struktur aslinya. Nama Jenderal Soedirman akan kembali dihadirkan dan arsitektur hotel akan tetap sama seperti bentuk aslinya saat pertama kali didirikan pada 1911 lalu.
Dengan demikian, hotel ini tak hanya sebagai tempat beristirahat bagi pelancong, tapi juga ruang untuk menghidupkan kembali sejarah bangsa yang mungkin belum banyak masyarakat yang tahu.
"Hotel ini merupakan saksi sejarah Bapak Panglima Besar Jenderal Soedirman pada saat mempertahankan kedaulatan negara. Jadi kita mengembalikan namanya, mengembalikan arsitekturnya ke tahun dia didirikan yaitu 1911," katanya.
Pada saat soft opening nanti, InJourney Hospitality akan memberikan diskon spesial bagi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi gedung saksi sejarah tersebut.
"Nah, untuk soft opening special, kita akan mulai dari Rp1.911.000 per malam, sesuai dengan tahun berdirinya," pungkasnya.
(ldy/ins)

















































