CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 13:15 WIB
Ilustrasi. Singkong dapat berisiko terhadap kesehatan apabila dikonsumsi mentah tanpa dimasak dulu. Simak bahaya mengonsumsi singkong yang masih mentah. (iStockphoto/Photographer)
Jakarta, CNN Indonesia --
Singkong merupakan bahan pangan yang cukup populer di berbagai daerah dan sering kali dijadikan sebagai sumber energi yang murah dan mudah diolah.
Namun, di balik kandungan gizinya, singkong menyimpan risiko kesehatan serius apabila dikonsumsi tanpa proses pengolahan yang tepat. Simak bahaya mengonsumsi singkong mentah bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkong merupakan tanaman umbi-umbian yang mengandung karbohidrat tinggi sehingga menjadi sumber energi yang baik. Pada umumnya, singkong diolah dengan cara direbus, digoreng, dipanggang, atau difermentasi.
Masalah utama muncul ketika singkong dikonsumsi mentah atau tidak diolah secara benar. Di sinilah bahaya mengonsumsi singkong mentah dapat mengancam kesehatan.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko tersembunyi di balik konsumsi singkong mentah sebelum menjadikannya sebagai bahan pangan sehari-hari.
Bahaya mengonsumsi singkong mentah bagi kesehatan
Dikutip dari laman WebMD dan berbagai sumber lainnya, berikut bahaya mengonsumsi singkong mentah bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.
1. Keracunan sianida
Bahaya mengonsumsi singkong mentah yang paling utama berasal dari kandungan sianida alami. Singkong mentah mengandung senyawa linamarin yang dapat berubah menjadi sianida di dalam tubuh.
Zat ini bersifat sangat toksik dan dapat menyebabkan keracunan serius hingga kematian bila dikonsumsi dalam jumlah tertentu.
2. Gangguan sistem saraf
Paparan sianida jangka panjang dari singkong mentah dapat menyebabkan gangguan sistem saraf.
Beberapa kasus menunjukkan terjadinya neuropati ataksik tropis, yaitu kondisi yang menyebabkan gangguan berjalan, kelemahan otot, gangguan penglihatan, serta mati rasa pada tangan dan kaki.
3. Risiko kelumpuhan
Dikutip dari Medical News Today, pada anak-anak dan individu dengan asupan protein rendah, konsumsi singkong mentah berlebihan dikaitkan dengan kondisi kelumpuhan permanen pada kaki.
Risiko ini meningkat di daerah yang menjadikan singkong sebagai makanan pokok tanpa variasi sumber protein lain.
4. Gangguan fungsi tiroid
Singkong dapat menghambat penyerapan yodium dalam tubuh. Oleh karena itu, bahaya mengonsumsi singkong mentah juga berkaitan dengan meningkatnya risiko gondok dan gangguan tiroid, terutama pada orang yang sudah memiliki defisiensi yodium atau penyakit tiroid.
5. Penurunan status gizi
Singkong rendah protein dan lemak. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa asupan gizi pendamping yang cukup, singkong mentah dapat memperparah kekurangan protein dan vitamin tertentu, terutama pada anak-anak.
6. Reaksi alergi
Pada sebagian orang, singkong dapat memicu reaksi alergi. Bahkan, singkong juga berpotensi menyebabkan reaksi silang pada individu yang memiliki alergi lateks, seperti gatal, ruam, atau gangguan pernapasan.
7. Risiko bagi ibu hamil dan menyusui
Bahaya mengonsumsi singkong mentah juga lebih besar pada ibu hamil dan menyusui. Konsumsi singkong yang tidak diolah dengan baik berpotensi meningkatkan risiko gangguan perkembangan janin, kontraksi rahim, hingga gangguan fungsi tiroid pada bayi yang disusui.
Cara mengolah singkong agar aman dikonsumsi
Untuk menghindari bahaya tersebut, singkong harus diolah dengan benar sebelum dikonsumsi. Beberapa langkah aman yang disarankan antara lain:
- Mengupas kulit singkong hingga bersih
- Memotong singkong menjadi ukuran kecil
- Merendam singkong dalam air selama beberapa jam atau hari
- Merebus hingga benar-benar matang
- Membuang air rebusan sebelum dikonsumsi
Singkong pahit membutuhkan proses pengolahan lebih lama dibandingkan singkong manis karena kandungan sianidanya lebih tinggi.
Sementara itu, produk olahan seperti tepung singkong dan tapioka umumnya sudah aman karena telah melalui proses penghilangan racun.
Dengan demikian, bahaya mengonsumsi singkong mentah tidak boleh dianggap remeh karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius.
Pastikan Anda selalu mengolah singkong dengan benar agar manfaatnya dapat diperoleh tanpa risiko yang merugikan.
(gas/fef)















































