Jenazah Pilot-Kopilot Smart Air Korban Penembakan Dibawa ke Jakarta

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi jenazah Egon Erawan dan Baskoro Adi Anggoro, Pilot-Kopilot Pesawat Smart Air yang tewas ditembak KKB di Bandara Koroway, Papua Selatan.

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan tim gabungan tiba di lokasi penembakan pada Kamis (12/2) pagi pukul 06.00 WIT.

"Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami," ujarnya dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faizal mengatakan setelahnya kedua jenazah langsung dibawa ke RSUD Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, kata dia, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Di sisi lain, Faizal mengatakan 13 penumpang pesawat Smart Air termasuk 1 balita dipastikan selamat usai melarikan diri ke arah hutan saat insiden penembakan.

"Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyebut pesawat Cessna dengan nomor registrasi PK-SNR tersebut terbang dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT dengan tujuan Koroway Batu.

Setibanya di lokasi tujuan, kata dia, pesawat yang diawaki oleh Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro ditembaki kelompok tak dikenal.

"Sekitar Pukul 11.00 WIT, Polres Boven Digoel telah menerima informasi dari kantor Bandara Tanah Merah di, bahwa telah terjadi penembakan di Bandara Koroway Batu," tuturnya.

Ia menjelaskan aksi penembakan terjadi dari arah hutan samping area Bandara Koroway Batu. Cahyo menyebut kedua Pilot dan Kopilot pesawat tersebut dipastikan tewas dalam insiden penembakan.

"Pada pukul 13.27 WIT, Polres Boven Digoel mendapat informasi adanya korban jiwa akibat penyerangan yaitu dua orang yang diduga adalah Pilot dan Kopilot," jelasnya.

(tfq/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |