Magang CT ARSA dan Pengalaman Berharga Tarisa

2 hours ago 10

CNN Indonesia

Jumat, 08 Mei 2026 15:40 WIB

Program magang kolaboratif bersama CT ARSA Foundation yang berfokus pada penguatan literasi anak serta intervensi psikologi sosial bertajuk "Aku Anak Hebat". Program magang kolaboratif bersama CT ARSA Foundation menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswi departemen psikologi Universitas Brawijaya, Tarisa Dewi Maisuri Nasution. (Arsip CT ARSA Foundation)

Jakarta, CNN Indonesia --

Program magang kolaboratif bersama CT ARSA Foundation menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswi departemen psikologi Universitas Brawijaya, Tarisa Dewi Maisuri Nasution.

Tarisa berhasil melaksanakan program magang kolaboratif bersama CT ARSA Foundation yang berfokus pada penguatan literasi anak serta intervensi psikologi sosial bertajuk "Aku Anak Hebat".

Program ini berlangsung pada Februari hingga Mei 2026 dan menyasar anak-anak dengan latar belakang ekonomi rendah di wilayah binaan CT ARSA Foundation.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan magang menitikberatkan pada dua program utama, yaitu pelaksanaan giat literasi dan implementasi intervensi psikologi sosial. Giat literasi dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif, termasuk program Kala Ceria Ramadan, peringatan Hari Bumi, serta kegiatan literasi lainnya yang dirancang secara interaktif dan kontekstual.

Dalam kegiatan ini, Tarisa berperan dalam penyusunan materi literasi, pengembangan media pembelajaran, serta fasilitasi aktivitas edukatif yang melibatkan partisipasi aktif anak-anak.

Melalui kegiatan literasi tersebut, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga diajak untuk mengembangkan nilai-nilai sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta keterampilan berpikir kritis melalui berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, diskusi, dan pembelajaran berbasis pengalaman.

Selain giat literasi, Tarisa juga merancang dan melaksanakan intervensi psikologi sosial bertajuk "Aku Anak Hebat". Program ini berfokus pada pengembangan self-awareness, emotional awareness, dan empati sosial pada anak.

Intervensi diawali dengan asesmen awal untuk memahami kondisi psikososial peserta, yaitu regulasi emosi dan hubungan sosial, yang kemudian dilanjutkan dengan penyusunan modul dan pelaksanaan sesi intervensi yang interaktif dan reflektif sebanyak 4 kali pertemuan.

Melalui program "Aku Anak Hebat", anak-anak diajak untuk mengenali diri, memahami emosi yang mereka rasakan, serta belajar mengekspresikan perasaan secara sehat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya perilaku prososial seperti bekerja sama, saling membantu, dan menghargai orang lain.

Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan anak dalam kegiatan literasi, serta perkembangan kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi. Anak-anak juga mulai menunjukkan interaksi sosial yang lebih positif dan inklusif, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam berpartisipasi dalam kegiatan kelompok.

Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan karakter anak, khususnya dalam aspek literasi, kesadaran diri, dan empati sosial. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi sosial dalam upaya pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

(har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |