Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Ducati, Marc Marquez, membantah ribut dengan Pedro Acosta dari KTM usai pernyataan kontroversial baru-baru ini.
Baik Marquez dan Acosta saat ini sedang dalam sorotan. Kedua pembalap itu ramai disebut bakal satu tim di Ducati pada MotoGP 2027.
Di tengah isu transfer tersebut, Marquez dan Acosta bersaing ketat dalam sprint race MotoGP Thailand 2026, dua pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam balapan itu Acosta jadi pemenang usai Marquez diberikan penalti turun satu posisi. Penalti tersebut didapat karena Marquez menyenggol Acosta yang menyalip dari sisi luar menjelang lap terakhir.
Isu Acosta jadi penerus Marquez di MotoGP terus bergulir hingga saat ini. Pasalnya, Acosta dianggap memiliki karakter membalap yang agresif mirip Marquez. Akan tetapi, saat ditanya soal Acosta, Marquez membuat pernyataan kontroversial.
"Saya juara di tahun pertama saya di kategori ini," ujar Marquez.
Pernyataan itu dianggap kontroversial lantaran dinilai menyinggung Acosta. Pembalap kelahiran Murcia tersebut debut di MotoGP pada 2024 dan menempati posisi keenam pada akhir musim.
Sementara, Marquez yang jadi rookie pada MotoGP 2023 langsung jadi juara. Pernyataan Marquez tersebut diklaim sebagai serangan kepada Acosta. Meski begitu Marquez membantah ribut dengan Acosta.
"Tidak, saya sudah menyerah, saya berdamai dengan diri sendiri. Dan yang terpenting, saya mencari fondasi yang akan memungkinkan kita untuk membangun masa depan yang baik tahun ini," ujar Marquez dikutip dari Motosan.
(sry/jal)
Add
as a preferred source on Google

















































