Jakarta, CNN Indonesia --
Marcus Fernaldi Gideon mengaku sedang mempertimbangkan untuk comeback dan ia berterus terang penasaran untuk bertanding dengan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Kim/Seo saat ini merupakan ganda putra terbaik di dunia. Mereka bisa mendominasi BWF Tour di 2025 dan melanjutkan dominasi tersebut di awal 2026. Kehebatan Kim/Seo itu yang membuat Marcus Gideon ikut penasaran.
"Penasaran sih sama Kim/Seo, fokusnya gimana [saat bertanding]. Kalau dulu kan saya sering lawan, cuma kan partnernya bukan Kim Won Ho."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sama Kang Min Hyuk kan, saya [dan Kevin Sanjaya] masih banyak menangnya. Mungkin sekarang dia lebih bagus dan lebih matang. Tapi ya pengen [bertanding], penasaran," ujar Marcus Gideon.
Marcus Gideon bahkan mengakui bahwa dominasi Kim/Seo pada 2025 lalu melebihi pencapaian duet Kevin/Marcus saat era 2017-2019 ketika mereka juga merajai BWF Tour.
"Kalau kami dulu 9-10 final, juaranya sembilan kali. Ini mereka 11 [kali juara]," tutur Marcus Gideon.
Marcus Gideon menyebut salah satu kunci kehebatan Kim/Seo adalah ketenangan. Hal itu yang membuat Kim/Seo bisa mengatasi berbagai tekanan yang datang dalam pertandingan.
"Orangnya tenang, itu yang susah dicari. Karena kalau main, tekanan kan tinggi, nah mereka bisa tuh tetap tenang saat ketinggalan dan kalah di gim pertama."
"Mereka kan juga sering kalah di gim pertama. Tapi di gim kedua dan ketiga bisa balik lagi," ujar Marcus Gideon.
Marcus Gideon sendiri secara serius mempertimbangkan untuk comeback. Salah satu pendorongnya adalah keinginan sang ayah, Kurniahu sebelum meninggal dunia.
"Jadi saat di ICU, papa bilang supaya saya main lagi. Karena itu saya juga jadi bingung. Ada sih (keinginan untuk comeback). Kita lihat ke depan gimana. Saya mengukur diri dulu, kira-kira bisa enggak (bersaing kompetitif)."
"Masa depan tak ada yang mengerti. Kita siap-siap saja, kalau memang ada (peluang untuk comeback)."
"Kalau saya, bila kembali main, saya harus target juara. Saya malu bila main tidak maksimal, kalah di babak awal," ujar Marcus.
(ptr)


















































