Jakarta, CNN Indonesia --
Thomas Cup 2026 ada dalam incaran Indonesia yang kini memiliki sederet pemain-pemain top di sektor putra.
Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, merespons positif peluang Indonesia di kejuaraan beregu putra yang bakal berlangsung pada 24 April hingga 4 Mei.
Indonesia memiliki daya saing baik di nomor tunggal dan ganda, baik dari angkatan senior maupun junior.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah menjadi deretan nama yang bisa jadi andalan di nomor tunggal. Sementara di nomor ganda terdapat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
"Thomas Cup sejauh ini kita melihat dari mapping kekuatan negara-negara lain pun ya, kita masih dalam secara posisi, kita masih punya peluang untuk merebut Piala Thomas," ucap Eng Hian, Minggu (25/1).
"Kita masih punya Jonatan Christie, jangan lupa itu. Tetap menjadi andalan kita. Dan berharap juga terus kita pantau komunikasi juga berjalan baik dengan pemain-pemain di luar Pelatnas, termasuk dengan Sabar/Reza. Jadi melihat ada Alwi, Jonatan Christie, Sabar/Reza, tentunya menambah kekuatan kita dan potensi untuk merebut kembali Piala Thomas terus ada," katanya melanjutkan.
Indonesia kali terakhir menjadi juara Thomas Cup pada 2020 ketika berhasil mengalahkan China 3-0. Dalam dua edisi berikutnya, tim Merah Putih menjadi runner up setelah kalah dari India pada 2022 dan China pada 2024.
Hingga saat ini Indonesia tercatat sebagai negara tersukses di Thomas Cup lantaran punya gelar paling banyak, yakni 14 kali juara atau unggul tiga dibanding China.
(nva)


















































