Jakarta, CNN Indonesia --
Ada modifikasi-modifikasi musiman yang kerap dilakukan saat musim mudik, salah satunya mengubah kabin mobil menjadi kasur. Perubahan ini sering dianggap banyak gunanya, tapi apakah sangat berarti sampai harus menambah risiko keselamatan?
Faktor yang mendorong modifikasi seperti ini bisa dari berbagai hal, misalnya butuh tempat tempat main buat yang membawa anak-anak. Alasan lainnya butuh tempat tidur agar hemat biaya penginapan dan bisa menempuh perjalanan lebih cepat karena tak perlu berhenti lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara memodifikasinya juga bisa sesederhana menggelar matras atau kasur kecil di di atas tumpukan barang pada area baris kedua, maupun baris ketiga.
Sebenarnya modifikasi seperti itu sah saja, tapi jangan digunakan ketika mobil berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada risiko keselamatan besar ketika penumpang tiduran di kasur saat mobil sedang melaju.
Melansir Toyota Indonesia, segala sesuatu yang tidak terikat, terlebih itu penumpang tanpa sabuk pengaman, lalu kendaraan melaju dan mengalami benturan, terbalik, ataupun tertabrak, maka objek tersebut akan bergerak dengan kecepatan sama saat tabrakan.
Misalkan terjadi kecelakaan saat mobil melaju dengan kecepatan 100 km per jam, maka penumpang di kabin yang tidak memakai sabuk pengaman juga akan melesat dalam kecepatan tersebut.
Kondisi itu tentu bisa berujung fatal karena dapat membentur benda lain di dalam mobil.
Menggelar kasur di kabin hanya diperbolehkan pada saat mobil berhenti supaya seluruh penumpang dapat tidur dengan nyaman. Saat kendaraan bergerak, semua penumpang tanpa terkecuali wajib duduk sesuai posisi bangku dan menggunakan sabuk pengaman.
Termasuk untuk anak-anak, tetap wajib duduk di jok kendaraan dengan baik dan aman. Artinya, mereka harus duduk dengan tenang dan mengenakan sabuk pengaman meskipun berada di baris kedua.
Sementara untuk anak yang belum bisa duduk di jok, Anda bisa memanfaatkan child seat sesuai usia dan tinggi tubuhnya. Cara ini sekaligus dapat mengajarkan anak mengenai pentingnya safety driving sejak dini.
Bila ingin beristirahat, Anda dapat mengatur perjalanan serta komunikasikan dengan seluruh anggota keluarga untuk menyesuaikan kenyamanan seluruh penumpang selama perjalanan. Misalnya mengatur waktu untuk bergantian menyetir dan beristirahat di rest area.
Maka dari itu sebaiknya tidak mengubah kabin mobil seperti memasang kasur meski alasannya demi anak tercinta.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google

















































