Mood Nge-drop usai Lebaran? Ini 5 Cara Mengatasi Post-Holiday Blues

5 hours ago 9

CNN Indonesia

Rabu, 25 Mar 2026 11:30 WIB

Cara mengatasi post-holiday blues usai libur panjang Lebaran penting diketahui agar seseorang bisa kembali menjalani aktivitas dengan semangat. Ilustrasi. Cara mengatasi post-holiday blues usai libur panjang Lebaran penting diketahui agar seseorang bisa kembali menjalani aktivitas dengan semangat. (iStockphoto/simon2579)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Cara mengatasi post-holiday blues usai libur panjang Lebaran penting diketahui agar seseorang bisa kembali menjalani aktivitas dengan kondisi mental dan mood yang lebih stabil.

Perasaan cemas, lelah, hingga kehilangan semangat setelah libur panjang bukan hal yang asing. Kondisi ini dikenal sebagai post-holiday blues, yaitu fase ketika seseorang mengalami penurunan suasana hati setelah periode liburan yang penuh aktivitas dan emosi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selama Lebaran, banyak orang menjalani berbagai kegiatan sekaligus, mulai dari mudik, berkumpul dengan keluarga, hingga menghadiri beragam acara. Intensitas tersebut membuat emosi meningkat, baik dalam bentuk kebahagiaan maupun kelelahan.

Salah satu ciri utama post-holiday blues adalah munculnya rasa hampa setelah momen kebersamaan berakhir.

Mengutip dari Health, orang yang menikmati liburan biasanya mendapatkan peningkatan dopamin dan serotonin, dua hormon yang membuat perasaan senang setelah menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Namun, setelah hari-hari penuh interaksi sosial dan aktivitas, kembali ke rutinitas sehari-hari bisa terasa sepi. Perubahan drastis ini membuat sebagian orang merasa kehilangan "ritme bahagia" yang sebelumnya dirasakan saat liburan.

Kondisi ini juga bisa dipicu oleh kelelahan fisik yang menumpuk selama perjalanan atau aktivitas Lebaran.

Selain rasa kosong beberapa emosi lain yang umum muncul antara lain, cemas, mudah marah atau sensitif, sulit tidur, kurang motivasi, hingga khawatir soal pekerjaan atau keuangan

Dalam banyak kasus, kondisi ini bersifat sementara dan akan mereda seiring waktu. Namun, penting untuk tetap memperhatikan jika gejala berlangsung lebih lama atau semakin intens.

Melansir dari Verywell Mind, berikut merupakan beberapa cara mengatasi post-holiday blues setelah libur panjang,

1. Beri waktu untuk beradaptasi

Salah satu cara paling efektif mengatasi post-holiday blues adalah memberi waktu bagi diri sendiri untuk beradaptasi.

Tidak perlu langsung kembali ke ritme kerja yang padat. Sisakan waktu satu hingga dua hari untuk menata kembali rutinitas, seperti membereskan barang setelah mudik atau menyiapkan kebutuhan kerja.

2. Kembali ke rutinitas sehat

Mengembalikan pola hidup sehat menjadi kunci penting dalam memulihkan kondisi mental. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Tidur cukup dan teratur
  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Rutin berolahraga ringan
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak

Aktivitas fisik, bahkan yang ringan seperti berjalan kaki, terbukti membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

3. Jaga koneksi sosial

Berinteraksi dengan orang lain juga dapat membantu mengurangi perasaan negatif setelah liburan. Jika merasa sedih atau tidak bersemangat, cobalah berbicara dengan keluarga atau teman terdekat. Berbagi cerita dapat membantu meringankan beban emosional.

Di sisi lain, membatasi penggunaan media sosial juga bisa membantu, terutama jika justru memicu perbandingan atau perasaan tidak nyaman.

4. Cari hal yang bisa dinantikan

Agar tidak terjebak dalam rasa jenuh, penting untuk memiliki sesuatu yang bisa dinantikan setelah liburan.

Misalnya, merencanakan kegiatan sederhana seperti makan bersama teman, olahraga rutin, atau mencoba hobi baru. Hal ini dapat membantu mengembalikan motivasi dan semangat.

5. Kelola stres dengan cara sederhana

Teknik relaksasi dapat membantu menenangkan pikiran setelah periode yang padat. Beberapa cara yang bisa dicoba antara lain:

  • Latihan pernapasan
  • Meditasi atau mindfulness
  • Menonton hiburan ringan
  • Melakukan aktivitas yang menyenangkan

Langkah-langkah ini dapat membantu tubuh keluar dari kondisi tegang setelah liburan.

Meski post-holiday blues umumnya bersifat sementara, kondisi ini perlu diwaspadai jika berlangsung lama atau semakin memburuk.

Jika perasaan sedih, cemas, atau tidak bersemangat tidak kunjung membaik, berkonsultasi dengan psikolog bisa menjadi langkah yang tepat.

Post-holiday blues setelah Lebaran merupakan hal yang wajar terjadi akibat perubahan rutinitas dan emosi setelah libur panjang.

Dengan memberi waktu untuk beradaptasi, menjaga pola hidup sehat, serta mengelola stres dengan baik, kondisi ini umumnya dapat diatasi.

(nga/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |