Niat Puasa Biar Kurus, Apakah Tetap Sama Pahalanya? Ini Penjelasannya

1 hour ago 3

CNN Indonesia

Sabtu, 21 Feb 2026 05:00 WIB

Niat merupakan fondasi penting dalam menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan, sehingga harus sesuai fikih. Ilustrasi. Niat merupakan fondasi penting dalam menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan, sehingga harus sesuai fikih. (Peter Belch via tookapic)

Jakarta, CNN Indonesia --

Niat menjadi fondasi utama yang menentukan sah atau tidaknya ibadah puasa saat bulan Ramadhan. Namun bagi yang memanjatkan niat puasa biar kurus, apakah tetap sama pahalanya?

Seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan, tidak sedikit orang yang menjadikan momentum puasa sebagai sarana mengatur pola makan untuk diet. Kondisi tersebut wajar terjadi, mengingat puasa juga memiliki manfaat dari sisi kesehatan tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, pembahasan tentang niat puasa menjadi penting agar ibadah tetap sesuai tuntunan syariat. Dikutip dari NU Online dan Baznas, berikut penjelasan hukum dan pahala puasa dengan motivasi diet menurut pandangan para ulama.

Pentingnya niat dalam puasa

Niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam ibadah puasa, khususnya puasa Ramadhan. Puasa tidak sah tanpa adanya niat yang sesuai dengan ketentuan fikih.

Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW berikut:

إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Artinya:
"Keabsahan beberapa amal bergantung kepada niat-niatnya" (HR al-Bukhari).

Hadis tersebut menegaskan, kualitas dan keabsahan suatu amal ibadah sangat ditentukan oleh niat yang melandasinya. Dalam fikih, terdapat batas minimal niat puasa yang harus dipenuhi, yaitu qashdul fi'li dan ta'yīn.

Qashdul fi'li berarti adanya kesengajaan untuk melakukan puasa, misalnya dengan lafaz "aku niat berpuasa". Adapun ta'yīn berarti menentukan jenis puasa yang dikerjakan, seperti puasa Ramadhan, qadha Ramadhan, atau puasa wajib lainnya.

Kewajiban menentukan jenis puasa ini juga didasarkan pada sabda Nabi SAW:

وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya:
"Dan bagi tiap-tiap orang hanya mendapat pahala sesuai yang ia niatkan" (HR al-Bukhari).

Para ulama, termasuk Imam al-Nawawi, menegaskan bahwa puasa wajib tidak sah tanpa penentuan niat yang jelas. Dalam kitab al-Majmu', beliau menjelaskan, puasa Ramadhan, qadha, kafarat, dan puasa wajib lainnya harus disertai niat yang menentukan jenis puasanya.

Oleh karena itu, niat minimal puasa Ramadhan adalah "aku niat berpuasa Ramadhan", sedangkan niat yang paling sempurna adalah "aku niat berpuasa esok hari karena menjalankan kewajiban Ramadan tahun ini karena Allah".

Dengan demikian, jika seseorang berpuasa tanpa memenuhi standar niat tersebut, maka puasanya tidak sah secara fikih. Karena sah atau tidaknya puasa sangat ditentukan oleh niat yang diucapkan dan ditanamkan dalam hati.

Lantas, bagaimana hukum niat puasa biar kurus?

Puasa Ramadhan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki banyak manfaat yang luas seperti menjaga kesehatan tubuh, mengatur pola makan, dan membantu mencegah berbagai penyakit.

Karena manfaat inilah, tidak sedikit orang yang menjalankan puasa dengan motivasi tambahan berupa diet atau menurunkan berat badan.

Niat Puasa Biar Kurus, Apakah Tetap Sama Pahalanya? Ini Penjelasannya BACA HALAMAN BERIKUTNYA


Read Entire Article
| | | |