Pemprov DKI Jadwalkan Pementasan Wayang Orang Bharata 10 Kali Setahun

3 hours ago 12

CNN Indonesia

Minggu, 22 Mar 2026 23:34 WIB

Pemprov DKI menjadwalkan kegiatan pementasan Wayang Orang Bharata di Gedung Kesenian Wayang Orang Bharataa bisa diadakan sebanyak 10 kali sepanjang 2026. Ilustrasi. Seniman mementaskan pertunjukan dramatari wayang orang. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadwalkan kegiatan pementasan Wayang Orang Bharata di Gedung Kesenian Wayang Orang Bharata, Jakarta bisa diadakan sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2026.

"Dilaksanakan secara rutin setiap bulannya, dengan total kegiatan pementasan rutin yang direncanakan sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2026," kata Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya (UP GPSB), Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Rinaldi, Minggu (22/3) seperti dikutip dari Antara.

Dalam setiap pementasan, kuota penonton yang disediakan yakni sekitar 220 orang, sebagaimana kapasitas kursi yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tarif gratis

Adapun pementasan bersifat Gratis, dilakukan sesuai kesepakatan kerjasama bersama Paguyuban Wayang Orang Bharata dengan tetap memerhatikan kemampuan keuangan Pemprov DKI Jakarta.

Rinaldi mengatakan, kehadiran pementasan rutin Wayang Orang Bharata tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tetap memperhatikan budaya daerah lain yang ada di Jakarta.

Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 31 ayat (1) Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, yang menyatakan bahwa Jakarta memiliki kewenangan khusus urusan pemerintahan di bidang kebudayaan untuk prioritas pemajuan kebudayaan Betawi dan kebudayaan lain yang berkembang di Jakarta.

Atas dasar ketentuan tersebut dan keragaman budaya di Jakarta dengan karakter multikulturalisme, multietnis, dan sangat heterogen yang dibawa masyarakat Jakarta dari daerah asal, maka berimplikasi terhadap keragaman seni budaya yang ditampilkan dalam ruang-ruang pertunjukan seni budaya, maupun ruang hidup kesenian yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan.

Sebelumnya, telah diadakan tiga pementasan di Gedung Kesenian Wayang Orang Bharata yakni "Wisanggeni Lahir", "Gatutkaca Tundung", serta "Bagong Kembar".

Pementasan "Bagong Kembar" diadakan pada 7 Maret 2026 lalu, berkisah tentang Raja Kerajaan Goa Siluman bernama Prabu Kala Parungga yang sedang jatuh cinta kepada Candrawati, putri dari Prabu Candrakusuma. Dia berniat menikahi Candarawati. Namun, Dewi Candrawati ternyata akan dinikahkan dengan Bagong.

Prabu Kala Parungga atas bantuan Batara Kala diubah wujudnya menjadi Bagong. Dia yang telah berubah wujud menjadi Bagong Palsu kemudian diterima kedatangannya di Kerajaan Candra Manggala dan akan menikah dengan wanita pujaannya.

Namun, Bagong yang asli datang dan atas keputusan Prabu Candrakusuma, kedua Bagong (Bagong kembar) harus berperang dan pemenangnya adalah calon suami Candrawati.

(antara/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |