Pendakian Gunung Kerinci Masih Ditutup, Bakal Ada Ritual Adat

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Aktivitas pendakian Gunung Kerinci masih ditutup meski aktivitas kegempaan mulai menurun. Kepala Resort Gunung Kerinci, Eko Supriyatno mengatakan alasan pendakian masih ditutup akan ada ritual adat di sekitar kaki gunung yang terletak di Jambi tersebut.

Eko mengaku pihak pengelola bersama pegiat lingkungan dan masyarakat sekitar kaki gunung menjadwalkan bersih-bersih sampah di jalur pendakian serta melaksanakan ritual adat yang melibatkan desa di kaki gunung Kerinci.

"Kami bekerja sama dengan empat desa yang dimotori Desa Kersik Tuo akan melakukan ritual bersih-bersih juga secara adat dan direncanakan juga untuk potong kambing," ujarnya mengutip Antara, Minggu (18/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eko menjelaskan rencana ritual itu mengingat sejumlah masyarakat pernah mendapat permintaan pesan dari gunung yang meminta untuk segera melakukan bersih-bersih. Sesuai dengan tradisi turun temurun warga di sekitar Gunung Kerinci.

Desa yang akan terlibat dalam ritual adat dan bersih-bersih gunung, meliputi Desa Kresik Tuo, Desa Batang Sangir, Lindung Jaya dan Mekar Jaya. Ritual tersebut direncanakan pada 22 Januari 2026.

Ia mengatakan Resort Gunung Kerinci bersama relawan dari pelaku wisata dan kelompok lain akan melaksanakan kegiatan sukarela (volunteer), melakukan kegiatan pembersihan sampah di jalur pendakian.

Kegiatan itu, dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026.

"Jadi, acara bersih-bersih tanggal 23-25 Januari 2026 yang kita rencanakan beserta volunteer," katanya.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN Wilayah I Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) David membenarkan rencana aksi bersih-tersebut.

Rencana awal kegiatan itu dilakukan pada pekan ini, namun rencana itu urung dilakukan mengingat data dari pos pengamatan Gunung Api Kerici (M10) masih terjadi aktivitas gempa di kawasan gunung.

"Saya yang akan melakukan kegiatan bersama kawan volunteer, guide, porter dan pendaki tiktok mau bikin aksi bersih-bersih," ucapnya.

(tim/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |