Pengakuan Pasien Gagal Ginjal Stadium 5 soal Gejala yang Tak Disadari

4 hours ago 1

CNN Indonesia

Senin, 15 Jun 2026 17:30 WIB

Gejala gagal ginjal kerap samar dan tak disadari. Ilustrasi. Gejala gagal ginjal kerap samar dan tak disadari. (iStockphoto)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Gagal ginjal bisa datang dengan tiba-tiba. Gejalanya samar dan kerap disepelekan.

Hal itu pula yang diceritakan oleh Niven Hopkins (28). Pemuda asal Preston, Inggris ini didiagnosis gagal ginjal stadium 4 sejak usianya baru menginjak 26 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui Newsweek, ia bercerita soal gejala-gejala gagal ginjal yang muncul namun tak disadarinya. Apa saja?

Mulanya adalah sakit kaki yang datang tiba-tiba pada Juni 2024 lalu. Padahal, ia tak baru selesai berolahraga atau beraktivitas fisik apa pun yang bisa menyebabkan cedera.

"Ketika kaki saya tiba-tiba mulai sakit suatu malam, gagal ginjal adalah hal terakhir yang terlintas di pikiran saya," ujarnya.

Sakit kaki itu berlanjut dengan kondisi yang mirip serangan asam urat parah. Kaki Hopkins bengkak, merah, dan terasa sangat sakit.

Hopkins merasa heran. Ia juga jarang mengonsumsi minuman beralkohol. Mengapa tiba-tiba asam urat, tanyanya dalam benak.

Pemeriksaan medis pun dilakukan. Ia melakukan beberapa tes darah di rumah sakit. Hasilnya, Hopkins didiagnosis gagal ginjal stadium 4.

"Saya berpikir, ini tidak mungkin. Pasti ada kesalahan," ujarnya.

Selain kakinya yang terasa sakit, ia merasa tubuhnya baik-baik saja. Ia juga cukup menjalankan pola hidup yang sehat dan rajin berolahraga.

Faktor genetik berkontribusi cukup besar terhadap gagal ginjal yang dialami Hopkins. Sebelumnya, sang ibu pernah membutuhkan dua transplantasi ginjal.

Sejak saat itu, hidup Hopkins berubah dengan cepat. Ia dirawat di rumah sakit untuk menjalani berbagai tes.

Saat ini, gagal ginjalnya telah naik ke stadium 5. Ia harus menjalani terapi cuci darah setiap malam saat tidur selama 9 jam.

Terapi itu dikenal dengan istilah automated peritoneal dialysis (APD). Sebuah selang di perut terhubung ke mesin dialisis, melakukan pekerjaan yang tak lagi bisa dilakukan ginjalnya.

Jika diingat kembali, gagal ginjal pada Hopkins sebenarnya tak muncul tiba-tiba. Tubuh telah mengeluarkan beberapa 'warning' yang tak disadarinya.

"Jika mengingat kembali sekarang, saya bisa melihat ada tanda-tanda peringatan. Tetapi pada saat itu, saya mengabaikan semuanya," ujar Hopkins.

Apa saja gejalanya?

1. Kelelahan

Hopkins mengaku selalu merasa lelah. Namun, ia hanya menganggapnya sebagai efek dari bekerja, banyak berolahraga, dan kesibukan lainnya.

"Saya pikir itu [kelelahan] normal untuk seseorang seusia saya," ujarnya.

2. Urine berbusa

Kebanyakan orang tidak terlalu memikirkannya. Namun, jika busa tidak segera menghilang, maka itu adalah protein yang bocor ke dalam urine.

"Saya mengalaminya cukup lama, tapi saya tidak pernah tahu apa artinya," tambah dia.

3. Sakit punggung

Ilustrasi sakit punggungIlustrasi. Sakit punggung, salah satu gejala gagal ginjal yang sering tak disadari. (iStock/PeopleImages)

"Saya juga mengalami sakit punggung, yang saya anggap sebagai akibat olahraga di gym," ujar Hopkins.

Dia berasumsi, sakit punggung itu muncul akibat cedera saat mengangkat beban atau berlari.

4. Brain fog

Hopkins mengaku sering lupa tentang apa yang sedang ingin dikatakannya saat berada di tengah percakapan. Ia juga kerap tidak fokus saat menulis.

"Gejala itu muncul perlahan, dan saya tidak mengaitkannya dengan sesuatu yang serius," ujar dia.

Semua gejala itu tampak kecil. Namun, jika digabungkan, gejala-gejala itu menceritakan kisah yang lebih besar.

Kini, Hopkins rajin berbagi pengalamannya soal gagal ginjal melalui akun media sosialnya. Ia tak ingin banyak orang lagi yang baru menyadari gagal ginjal saat telah memasuki stadium akhir.

(asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |