Penumpang Pakai Nama Wi-Fi 'Saya Punya Bom', Pesawat Mendarat Darurat

3 hours ago 5

CNN Indonesia

Jumat, 16 Jan 2026 11:30 WIB

Penerbangan Turkish Airlines melakukan pendaratan darurat karena dipicu aksi ceroboh penumpang pesawat yang mengganti nama hotspot Wi-Fi dengan ancaman bom. Ilustrasi pesawat Turkish Airlines. (AFP/OZAN KOSE)

Jakarta, CNN Indonesia --

Penerbangan Turkish Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di Barcelona pada Kamis (15/1) pagi waktu setempat. Insiden ini dipicu aksi ceroboh seorang penumpang pesawat yang mengganti nama hotspot Wi-Fi miliknya dengan pesan ancaman bom.

Aksi tersebut kemudian memicu kepanikan di atas pesawat. Protokol darurat diaktifkan saat pesawat dengan nomor penerbangan 1853 tersebut sedang mendekati Bandara Barcelona-El Prat dalam perjalanan dari Istanbul.

Pesawat jenis Airbus A321 yang membawa 148 penumpang dan tujuh kru tersebut langsung diarahkan ke area khusus untuk inspeksi ketat setibanya di landasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Presiden Senior Komunikasi Turkish Airlines, Yahya Üstün, mengonfirmasi melalui unggahan di platform X bahwa ancaman tersebut bersifat hoaks.

"Terdeteksi bahwa seorang penumpang telah membuat titik akses internet atau hotspot di dalam pesawat dan menamai jaringan tersebut dengan kata-kata yang mengandung ancaman bom," jelas Üstün, seperti dilansir Fox News.

Laporan dari Simpleflying menyebutkan saat pesawat sedang melintasi Laut Mediterania, seorang kru kabin melihat nama Wi-Fi yang sangat mengkhawatirkan muncul di perangkatnya. Nama jaringan tersebut dilaporkan berbunyi: "Saya punya bom, semua orang akan mati."

Menanggapi potensi ancaman tersebut, prosedur keselamatan internasional segera dijalankan. Sesuai protokol darurat, pesawat Turkish Airlines tersebut mendapatkan pengawalan ketat oleh dua jet tempur, masing-masing dari Angkatan Udara Spanyol dan Prancis, hingga mendarat dengan selamat.

Setibanya di Barcelona, otoritas keamanan Spanyol yang terdiri dari Garda Sipil (Civil Guard), Polisi Nasional, serta kepolisian regional Catalonia dan layanan pemadam kebakaran langsung mengepung pesawat.

Rekaman dari lokasi kejadian menunjukkan petugas mengerahkan anjing pelacak (K-9) untuk memeriksa seluruh bagasi penumpang yang diturunkan di landasan pacu. Tim penjinak bom juga bekerja cepat untuk mengidentifikasi penumpang yang membuat nama Wi-Fi provokatif tersebut.

Setelah pemeriksaan menyeluruh dilakukan, pihak otoritas menyatakan "tidak ditemukan adanya kejanggalan atau bahan peledak" di dalam pesawat maupun bagasi. Operasi di Bandara Barcelona-El Prat kembali berjalan normal setelah sempat terganggu akibat insiden ini.

"Penerbangan kembali pesawat kami akan dilakukan setelah proses boarding penumpang selesai," tutup Üstün. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku atau sanksi hukum yang akan dijatuhkan kepada penumpang tersebut.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |