CNN Indonesia
Sabtu, 11 Apr 2026 19:50 WIB
Ilustrasi pesta kembang api. (REUTERS/Darrin Zammit Lupi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Penerbangan maskapai easyJet tidak bisa langsung mendarat di tujuan akhir pada Minggu (5/4) sehingga harus menundanya, karena terganggu kembang api.
Pesawat hanya berjarak 15 menit sebelum mendarat, tapi tiba-tiba terhadang kembang api yang berasal dari pesta pernikahan di dekat jalur pendaratan bandara.
Sebuah penerbangan dari maskapai easyJet lepas landas dari Bandara Marco Polo Venesia (VCE), Venesia, Italia. Penerbangan ini menuju ke Paris, Prancis dan mendarat di Bandara Paris Orly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat Airbus A320 dengan nomor penerbangan U2 4874 tersebut terbang dengan normal dari Italia menuju Prancis. Namun, sebuah insiden terjadi tepat ketika pesawat hampir mendarat.
Melansir Simple Flying, pada pukul 05.40 sore waktu setempat saat pesawat sudah sekitar 150 meter lagi dari landasan pacu Runway 25, tiba-tiba pilot melakukan Go-Around (terbang naik kembali) pesawat. Ia melihat kepulan asap dan ledakan kecil di dekat sana, ternyata itu adalah kembang api mortar.
Kembang api tersebut dinyalakan sebagai perayaan sebuah pesta pernikahan yang digelar tak jauh dari Bandara Paris Orly. Mereka iring-iringan menggunakan 15 kendaraan, kemudian berkumpul di Villeneuve-le-Roi (wilayah yang berbatasan dengan bandara) dan menembakkan kembang api ke udara.
Kembang api tidak menyentuh pesawat easyJet tersebut, tetapi pilot tidak mau mengambil risiko dengan mendarat. Pilot memutuskan untuk berputar di udara selama kurang lebih 15 menit, menunggu sampai aman untuk mendarat di landasan pacu.
"Pilot easyJet sangat terlatih untuk melakukan 'go-around' sebagai tindakan pencegahan dan sejalan dengan prosedur kami. Penerbangan mendarat secara normal," ujar juru bicara easyJet.
Awalnya, penerbangan easyJet tersebut akan mendarat di landasan pacu Paris Orly's Runway 25. Akibat ada insiden kembang api ini, operasi di Runway 25 ditutup sementara sekitar 90 menit untuk memastikan jalur pacu kembali aman.
Akhirnya, setelah pesawat go-around selama 15 menit, pesawat mendarat di jalur pacu Paris Orly's Runway 06/24. Lalu lintas pesawat lainnya di Bandara Paris Orly juga dialihkan ke landasan pacu ini selama periode penutupan Runway 25.
Maskapai menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Meskipun pesawat sempat batal mendarat dan berputar di udara selama beberapa saat, tetapi mereka berhasil mendarat di tujuan dengan selamat.
Kembang api bisa sangat berbahaya bagi penerbangan, terlebih lagi dalam insiden ini kembang api berada di dekat jalur pendaratan yang merupakan momen kritis dalam setiap penerbangan.
Puing atau percikan kembang api bisa menyebabkan ancaman keselamatan seperti gagal mesin jika masuk ke mesin pesawat. Sementara asapnya akan mengganggu penglihatan pilot selama melakukan pendaratan.
(ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































