Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian mengaku bakal memeriksa kondisi kejiwaan dua dua pria pelaku masturbasi di dalam bus TransJakarta koridor 1A, Pantai Maju-Balai Kota, Kamis (15/1).
Insiden itu dilakukan dua pria berinisial HW dan FTR saat bus dalam keadaan penuh. Belakangan, videonya sempat viral di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masih kami dalami dengan psikolog forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Sabtu (17/1).
Onkoseno menjelaskan aksi kedua pelaku diketahui saat sperma mengenai penumpang lain. Sperma itu berasal dari HW usai diraba alat kelaminnya oleh FTR.
Menurut Seno, korban semula mengira cairan merupakan tetesan air AC. Namun, korban sadar setelah ada penumpang lain yang memergoki aksi FTR dan HW.
"Jadi dua pelaku ini sama-sama laki-laki, Pelaku I merabat alat kelamin II sampai Pelaku II mengeluarkan sperma. Muncratan tersebut mengenai korban," ujar dia, melansir Detik.
Kedua pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam dengan hukuman maksimal satu tahun penjara.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan pelaku sudah diserahkan ke kepolisian.
"Iya betul, ada kejadian itu. Karena ini ada aspek pidananya, petugas kami telah menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib," ujar Tjahyadi.
Pihak Transjakarta menyayangkan tindakan tidak senonoh pelaku di tengah bus yang sedang ramai penumpang. Transjakarta juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Secara internal kami akan lakukan briefing ke petugas untuk evaluasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi," kata Tjahyadi.
(thr/bac)















































