Prabowo Heran RI Makmur-Subur Tapi Impor Pangan: Tak Masuk Akal

1 day ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengaku heran Indonesia makmur dan subur, tetapi masih impor pangan untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Bagaimana bisa negara begini besar, beri karunia Yang Maha Esa, bumi yang luas, bumi yang kaya, tanah yang subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita. Kita impor, impor, impor pangan, tidak masuk di akal saya," ujar Prabowo dalam pidatonya di Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1).

Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang kaya, terlebih ketika ia terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ia mengakui kekayaan pangan Indonesia tidak pandai dikelola. Selain itu, masih ada kebocoran dalam pengelolaan kekayaan pangan tersebut.

"Saya harus katakan saya sedih dengan kenyataan bahwa banyak kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola, sehingga banyak kekayaan kita yang bocor dari dulu, saya ngerti hal ini. Tapi saya tidak ngerti seberapa banyak kebocoran itu," ujar

Prabowo lantas bercerita bagaimana perjuangannya menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Ketua Umum Partai Gerindra sebelum terpilih menjadi presiden.

Ia mengaku melihat banyak kejanggalan di Indonesia selama beberapa puluh tahun karena rakyat Indonesia banyak yang masih miskin.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo berbangga karena Indonesia berhasil mencapai swasembada beras setelah setahun dipimpinnya. Capaian ini lebih cepat dari target awal empat tahun.

Per 31 Desember 2025, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, melebihi 3 juta ton.

"Satu tahun kita sudah swasembada, satu tahun kita tidak bergantung bangsa-bangsa lain," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)

Read Entire Article
| | | |