Prabowo Sorot Tumpukan Sampah di Kota, Dorong Proyek 'Waste to Energy'

4 hours ago 2

Balikpapan, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti permasalahan sampah di perkotaan. Ia menyebut jika tak segera diatasi, persoalan itu akan menjadi bencana.

"Kita butuh sekarang membersihkan sampah kita dari kota-kota kita. Sampah itu sudah menumpuk luar biasa. Ini sudah akan menjadi bencana," kata dalam pidatonya di acara peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1).

Prabowo pun mengungkapkan pemerintah tak tinggal diam dengan memulai proyek pengelolaan sampah menjadi listrik atau 'Waste to Energy'. Rencanaya, proyek tersebut dimulai di 34 titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun menyebut tender proyek ini bakal dibuka dalam waktu dekat.

"Belasan tahun tidak bisa kita wujudkan proyek sampah yang baik. Kita sekarang akan mulai 34 proyek tendernya dibuka mungkin hari-hari ini. Tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi," ucapnya.

Selain itu, Prabowo menyampaikan pemerintah juga akan memulai 6-11 proyek hilirisasi dalam beberapa pekan ke depan.

Ia mengaku Indonesia akan mendapat investasi besar dari luar negeri yang diperuntukkan bagi proyek hilirisasi.

"Nilainya adalah kurang lebih US$6 miliar. Dan kita juga akan menerima investasi besar-besaran dari luar. Saya perkirakan cukup besar investasi yang akan masuk," ujar dia.

CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya menyampaikan proyek 'Waste to Energy' masuk pada proses penjaringan investor.

Ia menyebut ada sekitar 240 calon investor yang berminat berinvestasi pada program tersebut.

"Kita minggu depan itu kita akan buka untuk proses bidding-nya. Bidding-nya, maksudnya masukkan penawarannya ya. Itu mulai proses kita memberikan data dan penawaran itu kita mulai minggu depan. Karena dari tujuh itu memang kesediaan lahannya kan sudah ada," kata Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11/2025) lalu.

Salah satu kota yang menghadapi masalah tumpukan sampah adalah Tangerang Selatan (Tangsel).

Tumpukan sampah sempat berjejer di Pasar Cimanggis, Jalan Raya Otista, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel sebelum akhirnya diangkut hingga selesai pada Kamis (8/1) dini hari kemarin.

Pantauan di lapangan tumpukan sampah terlihat di pintu masuk dalam area Pasar Cimanggis dari arah Pamulang. Sementara, titik lokasi yang biasanya menjadi lokasi pembuangan sampah tidak berserakan.

Terkait tumpukan sampah tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menerapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Sampah-sampah akan dibuang ke Cileungsi, Kabupaten Bogor sambil menunggu proses di TPAS Cilowong, Kota Serang.

[Gambas:Video CNN]

(mnf/sfr)

Read Entire Article
| | | |