Project Hail Mary Ceritanya tentang Apa?

2 hours ago 5

CNN Indonesia

Kamis, 09 Apr 2026 15:00 WIB

Berikut 5 hal yang perlu diketahui sebelum menonton Project Hail Mary. Project Hail Mary resmi tayang di Indonesia pada 8 April 2026. (Amazon Content Services LLC./Jonathan Olley)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Project Hail Mary resmi tayang di Indonesia pada 8 April 2026, setelah film fiksi ilmiah berdurasi 2,5 jam ini sebelumnya tayang di Amerika Serikat pada 20 Maret 2026.

Project Hail Mary dibintangi oleh Ryan Gosling dan mengisahkan perjalanan seorang guru SMP di luar angkasa dalam rangka menjalankan misi berbahaya demi menyelamatkan umat manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 5 hal yang perlu diketahui sebelum menonton Project Hail Mary:


1. Astrophage dan Petrova Line

Project Hail Mary berlatar saat Bumi terancam kiamat dalam 30 tahun ke depan karena Matahari mengalami kekuatannya dan mulai meredup. Bila Matahari meredup, Bumi akan kehilangan sumber energi utama kehidupan.

Setelah diteliti, para ilmuwan menemukan sebuah garis infra merah yang terbentang antara Matahari dan Venus yang kemudian diberi nama Petrova Line. Pemerintah dunia kemudian membentuk tim untuk mengatasi hal ini.

Penyelidikan terhadap Petrova Line ini kemudian menemukan bahwa garis tersebut penuh dengan muatan asing. Muatan asing tersebut ternyata sejenis sel tunggal yang kemudian diberi nama Astrophage.

Dari serangkaian percobaan, Astrophage ternyata mengonsumsi energi dari radiasi elektromagnetik. Hal inilah yang menyebabkan Matahari, dan ternyata sejumlah bintang lainnya, melemah.

Meski begitu, para ilmuwan menemukan ada satu bintang yang tidak terinfeksi Astrophage ini, yakni Tau Ceti. Mereka pun mulai merancang proyek rahasia dan berbahaya untuk menuju Tau Ceti yang berjarak belasan juta tahun cahaya dari Bumi untuk mengetahui 'penawar' dari Astrophage.

Proyek tersebut kemudian diberi nama Project Hail Mary. Meski tidak ada keterangan khusus alasan pemilihan nama tersebut, tapi "Hail Mary" atau "Salam Maria" bisa merujuk pada gerakan sulit yang biasanya hanya dilakukan karena putus asa dalam American football.

Film Project Hail Mary (2026). (Amazon Content Services LLC./Jonathan Olley)Bila The Martian melibatkan ahli botanis hingga bisa menanam kentang di Mars yang diperankan Matt Damon, kali ini Project Hail Mary melibatkan ahli biologi molekuler bernama Dr Ryland Grace yang diperankan Ryan Gosling. (Amazon Content Services LLC./Jonathan Olley)

2. Ahli biologi

Seperti novel Andy Weir sebelumnya yang dijadikan film, The Martian (2015), Project Hail Mary kali ini juga melibatkan ahli biologi dalam proyek astronomi dan fisika.

Bila The Martian melibatkan ahli botanis hingga bisa menanam kentang di Mars yang diperankan Matt Damon, kali ini Project Hail Mary melibatkan ahli biologi molekuler bernama Dr Ryland Grace yang diperankan Ryan Gosling.

Grace semula adalah ilmuwan biologi molekuler yang kehilangan reputasinya gegara membuat kehebohan saat sidang UNESCO dan menyatakan bahwa air tidak penting dalam evolusi.

Dr Grace kemudian memilih mengajar sebagai guru sains sebuah SMP, sampai kemudian didatangi oleh pimpinan badan antariksa Eropa, Eva Stratt, yang ternyata adalah pemimpin proyek rahasia ini.


3. Alien

Dalam perjalanan Dr Grace menuju Tau Ceti, ia bertemu dengan makhluk asing alias alien yang ternyata juga memiliki nasib yang sama dengan Grace. Alien tersebut kemudian ia beri nama Rocky karena bentuknya yang mirip bebatuan.

Kisah Grace dengan Rocky inilah yang memakan sebagian besar jalan cerita film Project Hail Mary yang naskahnya ditulis oleh Drew Goddard dan digarap Phil Lord dan Christopher Miller.

Kisah pertemuan keduanya hingga menjadi sahabat dan menjadi misi bersama untuk menyelamatkan planet masing-masing dari Astrophage ini membuat kisah Project Hail Mary penuh ketegangan dan emosi, canda, komedi, haru, hingga sedih.

Film Project Hail Mary (2026). (Amazon Content Services LLC./Jonathan Olley)Mengingat cerita film Project Hail Mary akan berkutat dalam percobaan fisika dan berlatar ruang angkasa, ada sejumlah adegan yang penuh dengan flash dan kontras cahaya yang mungkin mengganggu bagi mereka yang photosensitif. (Amazon Content Services LLC./Jonathan Olley)


4. Keterlibatan Andy Weir

Berbeda dengan The Martian (2015), penulis asli novel Project Hail Mary, Andy Weir terlibat lebih jauh dalam adaptasi Project Hail Mary.

Weir kini duduk sebagai produser yang memungkinkan adaptasi bukunya menjadi lebih setia pada cerita aslinya, meskipun naskah Project Hail Mary kembali dipegang oleh Drew Goddard yang sebelumnya menulis naskah The Martian (2015).

Weir duduk menjadi produser Project Hail Mary bersama Amy Pascal dan Ryan Gosling, duo sutradara Phil Lord dan Christopher Miller, Aditya Sood, dan Rachel O'Connor.


5. Photosensitif

Mengingat cerita film Project Hail Mary akan berkutat dalam percobaan fisika dan berlatar ruang angkasa, ada sejumlah adegan yang penuh dengan flash dan kontras cahaya yang mungkin mengganggu bagi mereka yang photosensitif.

[Gambas:Youtube]

(end)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |