Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut suami Dwi Sasetningtyas (DS) yang viral karena konten bangga anak jadi Warga Negara Asing (WNA) bersedia mengembalikan dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang telah diterima.
Purbaya mengatakan pengembalian dana beasiswa LPDP itu termasuk besaran bunga sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyesalkan adanya polemik yang berawal dari konten DS tersebut, serta memastikan aturan LPDP akan ditegakkan. Penerima beasiswa yang bermasalah wajib menyelesaikan tanggung jawabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP nilainya jadi termasuk bunganya. Kan saya juga taruh uang di bank ada bunganya," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari, Senin (23/2).
Lebih lanjut, Purbaya mengingatkan para penerima beasiswa LPDP agar tidak menghina negara. Ia menegaskan dana LPDP berasal dari pajak masyarakat dan sebagian dari utang negara, yang dialokasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Diharapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, kalau enggak senang ya enggak senang, tapi jangan hina-hina negara lah. Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh," jelasnya.
Ia juga memperingatkan, jika dana tersebut digunakan untuk menghina negara, pemerintah tak hanya akan meminta pengembalian dana beserta bunga, tetapi juga menjatuhkan sanksi administratif. Salah satunya, berupa pemblokiran akses di seluruh instansi pemerintahan.
"Tapi kalau untuk pakai untuk hina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau begitu. Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan dan enggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri," tegas Purbaya.
Sebelumnya, seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus beasiswa negara LPDP bernama Dwi Sasetyaningtyas menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan kontroversialnya di media sosial.
Lewat akun Instagram @sasetyaningtyas, ia mengunggah postingan pernyataan dan permohonan maaf setelah pernyataannya "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan", jadi sorotan warganet.
"Saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," tulisnya.
Konten DS viral dan memancing amarah warganet. Sebab, DS dan suaminya berkuliah di luar negeri dengan beasiswa LPDP. DS telah menyelesaikan kewajiban kembali ke negara untuk mengabdi dengan mengacu pada masa studi, sementara suaminya diduga belum memenuhi tanggung jawab tersebut.
(ldy/pta)


















































