Jakarta, CNN Indonesia --
Manajemen Persenus Wasaka Kalimantan memberikan respons soal pemainnya Hasanudin Malawat yang meninju pemain Persehan di Liga 4 pada Selasa (6/1) lalu.
Insiden kekerasan kembali terjadi di ajang Liga 4 setelah sebelumnya dua pemain sudah disanksi larangan bermain seumur hidup oleh PSSI.
Kali ini, pertandingan antara Persenus Wasaka Kalimantan vs Persehan di Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Selatan diwarnai aksi pemukulan yang dilakukan pemain Persenus, Hasanudin Malawat, terhadap pemain Persehan, Muhammah Ichsan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kejadian tersebut, Hasanudin langsung diganjar kartu merah oleh wasit setelah korban terjatuh dan mendapat perawatan di lapangan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di Liga 4 yang belakangan viral di media sosial. Manajemen Persenus langsung ambil sikap dalam merespons kasus tersebut.
"Menindaklanjuti peristiwa yang terjadi, bersama ini kami menyampaikan beberapa poin klarifikasi sebagai berikut. Pertama, pihak manajemen telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada manajemen Persehan serta kepada seluruh pihak yang terdampak atas kejadian tersebut," tulis manajemen Persenus di Instagram pada Jumat (9/1).
"Saudara Hasanudin Malawat bersama pihak Persenuh telah berupaya menemui yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Saudara Hasan juga telah mencoba menghubungi yang bersangkutan melalui media sosial, namun hingga saat ini belum mendapatkan balasan," tulis Persenus menambahkan.
Selain itu, manajemen Persenus juga menyatakan pihaknya siap mengikuti segala proses dari komite disiplin PSSI.
"Surat terbuka ini merupakan bentuk permohonan maaf resmi dari saudara Hasan kepada Ikhsan. Sepenuhnya proses ini ditindak lanjutkan kepada komite disiplin yang berwenang," tulis Persenus.
"Manajemen Persenus juga telah melakukan pembicaraan dengan saudara Hasan terkait sanksi atas tindakan indisipliner yang terjadi, dengan menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi segala bentuk kekerasan dalam dunia sepak bola," tulis Persenus menambahkan.
Pemain Persenus Wasaka Kalimantan Hasanudin Malawat juga meminta maaf kepada pemain Persehan Muhamamd Ichsan usai insiden pemukulan di Liga 4.
"Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh. Saya Hasanudin Malawat ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi di pertandingan kemarin. Saat pertandingan sepak bola berlangsung saya menyadari bahwa apapun yang terjadi dalam lapangan tidak seharusnya terjadi dan tidak mencerminkan nilai-nilai sportivitas," kata Hasan dikutip dari Instagram Persenus, Jumat (9/1).
Hasan menjelaskan bahwa dirinya salah karena tidak bisa mengendalikan diri dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi panas.
"Situasi yang terjadi dalam kondisi pertandingan yang panas, penuh tekanan, meski sebelumnya saya dalam situasi yang kurang menyenangkan. Saya tetap menyadari bahwa respons saya tidak tepat dan seharusnya bisa lebih mengendalikan diri," ucap Hasan.
"Sekali lagi Hasanudin Malawat dari tim Persenus memohon maaf sebesar-besarnya atas insiden kemarin," kata Hasan menambahkan.
(rhr/rhr/jun)
















































