Jakarta, CNN Indonesia --
Sejarah tercipta jelang turnamen tenis Australia Open 2026. Untuk kali pertama empat petenis Asia Tenggara, termasuk Janice Tjen, tampil di babak utama Grand Slam.
Selain Janice Tjen, ada petenis Filipina Alex Eala. Penampilan keduanya menjadi sorotan di sepanjang 2025 karena berhasil mengalahkan lawan-lawan yang peringkatnya lebih baik.
Sementara dua petenis lainnya berasal dari Thailand, yaitu Manachaya Sawangkaew dan Lanlana Tararudee.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para petenis tersebut mengukir sejarah baru dalam pentas tenis meja Asia Tenggara. Untuk pertama kali dalam sejarah ada empat petenis ASEAN yang mentas di babak utama tunggal Grand Slam Australia Open.
Akan tetapi, keempat wakil ASEAN tersebut harus berjuang ekstra di Australia Open. Sebagian besar langsung berhadapan dengan lawan-lawan berat.
Manachaya Sawangkaew jadi petenis yang harus melalui jalan paling terjal. Ia harus berhadapan dengan petenis Inggris yang sendang naik daun, Emma Raducanu.
Sementara itu, Alex Eala akan menghadapi petensi putri peringkat 100 dunia, Alycia Parks.
Sedangkan Janice Tjen harus menghadapi lawan yang saat ini berada di jajaran 25 besar petenis putri dunia.
Tjen akan menantang Leylah Fernandez yang saat ini menempati peringkat 22 dunia. Meski demikian, Tjen berpeluang bikin kejutan karena jam terbang yang lumayan tinggi.
Adapun Lanlana Tararudee bakal berhadapan dengan peringkat keenam dunia, Elise Mertens.
Wakil Asia Tenggara di Australia Open 2026
Alex Eala vs Alycia Parks
Janice Tjen vs Leylah Fernandez
Manachaya Sawangkaew vs Emma Raducanu
Lanlana Tararudee vs Elise Mertens
(jun/jun/jal)














































