Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar sidang isbat untuk menentukan dimulainya awal bulan Ramadan 1447 Hijriah akan dilaksanakan besok, Selasa (17/2).
Berdasarkan informasi dari akun resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kemenag RI, sidang isbat penetapan 1 Ramadan dijadwalkan bertepatan dengan 29 Syaban 1447 Hijriah.
Sidang sendiri akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri Wakil Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, Ketua MUI, Tim Hisab Rukyat Kemenag, perwakilan ormas Islam, serta duta besar negara sahabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan sidang akan dilakukan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, pemerintah menggunakan pendekatan integrasi hisab dan rukyatulhilal dalam penetapan awal bulan Hijriah.
Ada tiga rangkaian pelaksanaan sidang Isbat, yaitu; pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi, verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di Indonesia.
"Selanjutnya, musyawarah dan pengambilan keputusan yang diumumkan kepada masyarakat," ujar Abu Rokhmad.
Sidang isbat dilaksanakan setiap tahunnya untuk menentukan awal mula bulan Ramadan sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.
(ldy/mik)

















































