Tumbuh Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara Buka Lapangan Kerja

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperluas inklusi keuangan melalui BRILink Agen yang menyediakan layanan perbankan di tengah masyarakat desa. Salah satunya, BRILink Agen Warung Concept di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang telah beroperasi sejak 2013.

Di bawah binaan BRI Unit Srobyong, BRILink Agen Warung Concept milik Rochim menjadi solusi akses transaksi perbankan bagi masyarakat yang selama ini tinggal cukup jauh dari jaringan ATM maupun kantor bank. Seiring waktu, keberadaan agen ini tumbuh menjadi bagian dari denyut ekonomi desa, hingga dapat menopang keberlangsungan usaha dan masa depan keluarga pengelola.

Owie, sapaan Rochim, menuturkan mulanya, peran BRILink Agen dijalankan untuk menghadirkan layanan transaksi keuangan yang mudah diakses dan terpercaya bagi masyarakat desa. Namun, di tahap awal pengelolaan, ia mengakui bahwa layanan transaksi digital tersebut belum sepenuhnya mendapatkan kepercayaan, seiring kekhawatiran terkait keamanan transaksi non-tunai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu, banyak masyarakat yang masih ragu terhadap transaksi online, sehingga kami mulai mengenalkan layanan ini secara langsung, kami bagikan brosur, kalender, dan souvenir kecil agar mereka tertarik, dan kami di sana sembari melakukan edukasi. Alhamdulillah, seiring waktu dan pengalaman bertransaksi, kepercayaan masyarakat pun tumbuh," ujar Owie.

Lambat laun, BRILink Agen Warung Concept menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar. Setiap hari, agen ini melayani berbagai transaksi, mulai tarik tunai, transfer, hingga pembayaran kebutuhan rutin seperti listrik, PDAM dan angsuran lainnya.

Dengan jam operasional mulai pukul 07.00-22.00 WIB selama tujuh hari dalam seminggu, layanan BRILink Agen milik Owie ini memberikan fleksibilitas dalam bertransaksi. Layanan mayoritas digunakan oleh keluarga yang ditinggal anggota keluarganya bekerja di perantauan. Wrga sekitar juga memanfaatkan agen ini sebagai perantara pembayaran berbagai kewajiban bulanan, tanpa harus menempuh jarak jauh ke kota.

Owie menambahkan, keberadaan BRILink Agen ini nyatanya turut memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga dan lingkungan. Sejak dirintis pada 12 tahun lalu, usaha ini mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, mulai dari mencukupi kebutuhan hidup, membiayai pendidikan anak sampai jenjang perguruan tinggi, hingga membeli aset produktif.

Owie yang semula bergerak di bidang percetakan, kini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dengan pertambahan karyawan yang terlibat dalam operasional usaha. Tercatat, saat ini Waroeng Concept sudah memiliki 2 outlet.

"Dampak paling besar yang kami rasakan adalah kepercayaan masyarakat. Dari situ usaha kami tumbuh, lapangan kerja tercipta. Alhamdulillah, BRILink Agen juga bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup hingga memberikan pendidikan anak ke jenjang perguruan tinggi," kata owie.

Kisah BRILink Agen Warung Concept menjadi gambaran nyata bagaimana kehadiran layanan keuangan berbasis komunitas, melalui kolaborasi BRI dan masyarakat, mampu mendorong inklusi keuangan, memperkuat ekonomi lokal, serta menjadi penggerak kemandirian masyarakat desa secara berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyampaikan apresiasi atas peran para mitra BRILink Agen dalam menghadirkan layanan perbankan, serta memberi dampak positif bagi keluarga dan lingkungan. Ia menegaskan, melalui BRILink Agen, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat, relevan dan berkelanjutan bagi masyarakat desa di Indonesia.

"BRILink Agen telah menjadi mitra strategis yang tumbuh bersama masyarakat. Ketika agen mampu membangun kepercayaan, mengelola usaha secara konsisten, dan menopang kehidupan keluarganya, di situlah program inklusi keuangan memberikan makna yang sesungguhnya," pungkas Akhmad.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |