Jakarta, CNN Indonesia --
Kamera ponsel Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menarik perhatian publik setelah terlihat ditutup pakai selotip.
Sebuah foto beredar di media sosial yang memperlihatkan Netanyahu menggenggam ponsel seperti sedang bertelepon dengan seseorang. Foto tersebut menyita perhatian karena kamera ponsel Netanyahu tampak ditutup selotip.
Sejumlah warganet berspekulasi bahwa Netanyahu tampaknya khawatir dengan potensi peretasan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah belakangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa warganet pun memuji-muji kelompok peretas Iran Handala yang dianggap berhasil membuat Netanyahu ketar-ketir atas aksinya membobol perangkat komunikasi para pejabat senior Israel, seperti mantan Perdana Menteri Naftali Bennett dan kepala staf Netanyahu Tzachi Braverman.
Para pejabat keamanan Israel dan pengamat telah buka suara mengenai ini. Mereka menyatakan penutupan kamera dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah pengambilan foto tanpa izin atau pengintaian jarak jauh.
Kebijakan menutup kamera ponsel ini sendiri diambil menyusul pengetatan protokol keamanan di kantor perdana menteri. Semua ponsel yang memasuki gedung kini harus melewati tindakan perlindungan serupa.
Kebijakan ini juga berlaku untuk ponsel milik para menteri kabinet dan penasihat yang menghadiri rapat pemerintah, demikian dilansir Ynetnews.
Awal bulan ini, kelompok peretas Iran Handala mengeklaim telah membobol ponsel mantan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked. Mereka merilis berbagai foto Shaked saat berseragam militer, bersama keluarga, di acara sosial, bahkan dalam rapat kerja.
Beberapa pekan sebelumnya, kelompok tersebut juga mengaku berhasil mengakses telepon kepala staf Netanyahu, Tzachi Braverman, dan akun Telegram eks PM Bennett.
Menutupi lensa kamera ponsel dengan stiker fisik adalah metode konvensional yang bertujuan melawan ancaman siber modern seperti spyware jarak jauh.
Di era perang siber modern saat ini, perangkat di saku target bisa diubah menjadi alat pengawasan, di mana kamera dan mikrofon dapat diaktifkan dengan serangan "nol klik" tanpa disadari.
Pakar keamanan mengatakan penutup fisik merupakan upaya pengamanan terakhir. Bahkan jika penyerang berhasil membobol pertahanan perangkat lunak, informasi visual yang terekam akan gelap, sehingga mencegah gambar-gambar sensitif terpantau.
(blq/dna)

















































