Walkot New York Zohran Mamdani: Ramadan Bulan Favorit Saya

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menyebut Ramadan sebagai bulan favoritnya.

Mamdani mengaku menantikan untuk berinteraksi dengan komunitas Muslim di seluruh kota New York, melalui acara seperti buka puasa dan kegiatan pelayanan.

Ketika ditanya bagaimana rasanya menjadi wali kota Muslim pertama New York pada hari pertama Ramadan, Mamdani bercanda, "Saat ini, saya merasa haus."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ramadan adalah bulan favorit saya sepanjang tahun. Ini adalah bulan refleksi, bulan solidaritas," ujar Mamdani, dikutip CBS."

"Sering kali Ramadan hanya dipahami sebagai waktu ketika kita tidak makan atau minum dari matahari terbit hingga terbenam. Padahal yang mendorong kita sepanjang hari adalah kesempatan untuk merenung," imbuh Mamdani.

Mamdani mengaku sangat menantikan untuk bertemu dan berinteraksi dengan komunitas Muslim di seluruh kota melalui acara buka puasa dan kegiatan pelayanan.

"Baik mereka bangun pagi untuk sahur sebelum bekerja, maupun bekerja sepanjang malam lalu berhenti sejenak untuk berbuka dengan sebutir kurma, saya menantikan untuk bertemu mereka," kata Mamdani.

Ia juga mengunggah pesan "Ramadan Mubarak" di YouTube, ungkapan yang digunakan untuk mendoakan Ramadan yang diberkahi.

Menurut Direktur Islamic Cultural Center of New York, Yahaya Abubakar, wali kota Muslim di New York penting bagi mereka.

"Memiliki wali kota Muslim di New York bukanlah hal yang umum. Itu sangat, sangat penting bagi kami," ujar Abubakar.

Pusat Islam yang berada di Upper East Side itu menyiapkan fasilitas bagi sekitar 1.000 orang untuk salat pada hari pertama Ramadan. Pimpinan ICCNY menjelaskan perayaan Ramadan di fasilitas itu diselenggarakan sesuai dengan kalender lunar Islam.

"Ketika kami melihat hilal, kami mulai berpuasa," kata Abubakar.

Selain itu, imam di ICCNY, Chernor Sa'ad Jalloh, menjelaskan makna Ramadan bagi umat Muslim lebih luas.

"Ini adalah bulan ketika Al-Qur'an diturunkan," ujar Jalloh.

"Bagi Muslim, kesempatan bukan hanya soal mencari uang atau memenangkan pemilu. Kesempatan adalah ketika hubungan kita dengan Tuhan berada dalam kondisi terbaik."

Sementara itu, anggota Dewan Kota New York, Yusef Salaam, yang juga seorang Muslim, juga menjelaskan makna Ramadan baginya.

"Puasa spiritual terasa semakin dalam setiap tahun karena kita benar-benar fokus menjadi versi terbaik dari diri sendiri," kata Salaam.

Ramadan dimulai pada Rabu (17/2) di New York City, yang memiliki lebih dari satu juta warga Muslim, termasuk Wali Kota Zohran Mamdani.

Menurut Institute for Social Policy and Understanding, lebih dari 20% Muslim di Amerika Serikat bermukim di kota itu.

(rnp/dna)

Read Entire Article
| | | |