Zelensky: AS Mau Perang Ukraina-Rusia Selesai Sebelum Juni

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeklaim Amerika Serikat menginginkan perang Rusia-Ukraina berakhir sebelum Juni mendatang. Hal ini terungkap setelah AS menawarkan diri menjadi tuan rumah perundingan antara kedua pihak pekan depan.

Presiden AS Donald Trump dalam beberapa kesempatan menekan kedua pihak segera mengakhiri perang yang hampir berlangsung selama empat tahun. Washington juga baru-baru ini memediasi pembicaraan antara kedua pihak di Abu Dhabi, tapi sejauh ini belum berhasil menjembatani kompromi terkait isu sensitif wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusia, yang saat ini menduduki sekitar 20 persen wilayah Ukraina, mendorong agar bisa mengontrol penuh wilayah Donetsk di Ukraina timur sebagai bagian dari kesepakatan.

Namun, Ukraina menegaskan tidak akan menandatangani perjanjian yang tidak mampu mencegah Rusia melakukan invasi kembali di masa depan.

"Amerika Serikat untuk pertama kalinya mengusulkan agar dua tim perunding, Ukraina dan Rusia, bertemu di Amerika Serikat, kemungkinan Miami, dalam waktu sekitar satu minggu," kata Zelensky pada Sabtu (7/2), melansir AFP.

"Mereka mengatakan ingin menyelesaikan semuanya sebelum Juni," tambahnya.

Zelensky berulang kali menyatakan kekecewaannya karena Ukraina dinilai diminta melakukan kompromi yang tidak seimbang dibandingkan Rusia.

Ia menegaskan tidak akan mentoleransi kesepakatan antara Washington dan Moskow yang dibuat tanpa sepengetahuan Kyiv, terutama jika menyangkut kedaulatan Ukraina.

Zelensky juga mengatakan kedua pihak belum mencapai "kesepahaman bersama" terkait isu penguasaan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina, yang telah diduduki Rusia sejak 2022.

(dmi/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |