CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 07:00 WIB
Ilustrasi. Beberapa suplemen diketahui bisa berdampak negatif terhadap tekanan darah tinggi. (Pixabay/Mizianitka)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mengelola tekanan darah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Salah satunya caranya bisa dilakukan dengan mengelola asupan suplemen.
Suplemen sendiri dikenal sebagai produk nutrisi tambahan untuk melengkapi asupan gizi harian. Suplemen populer diminum banyak orang karena dikenal bisa memperbaiki kesehatan tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tak semua suplemen aman dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Melansir Health, beberapa suplemen justru bisa memberikan efek negatif terhadap tekanan darah. Apa saja?
1. Vitamin D (dosis tinggi)
Vitamin D memang dikenal punya banyak manfaat. Selain untuk kesehatan tulang, vitamin D juga mampu menjaga daya tahan tubuh tetap prima.
Vitamin D secara alami bisa didapat dari paparan sinar matahari. Namun, banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin D untuk mendapatkan manfaat lebih.
Sayangnya, beberapa penelitian menemukan, vitamin D dapat berefek negatif terhadap tekanan darah. Dosis vitamin D yang lebih besar dari 10 ribu IU per hari dapat memicu hiperkalsemia. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi seiring waktu berjalan.
Dosis vitamin D yang tinggi juga dapat berinteraksi dengan obat diuretik, yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Interaksi ini membuat tubuh tidak mampu membuang kalsium dengan baik, hingga terjadi peningkatan dan kembali meningkatkan tekanan darah.
2. Akar manis (akar licorice)
Dalam pengobatan tradisional, akar manis dipercaya bisa mengobati berbagai masalah pada paru-paru, hati, dan penyembuhan luka.
Hanya saja, akar manis diketahui mengandung asam glisirizik (GA), senyawa yang dapat meningkatkan tekanan darah. Dosis 100 miligram (mg) GA per hari telah terbukti meningkatkan tekanan darah.
Suplemen yang mengandung GA juga dapat berinteraksi dengan obat tekanan darah. Suplemen ini dapat menurunkan efektivitas obat dan meningkatkan risiko efek samping.
3. Arnica
Arnica adalah jenis bunga dari famili bunga matahari. Bunga ini telah banyak digunakan untuk mengatasi memar, peradangan, dan pembengkakan jika dioleskan langsung ke kulit.
Namun, para ahli tidak merekomendasikan konsumsi arnica langsung melalui mulut lantaran risiko efek samping yang signifikan. Efek samping ini salah satunya bisa berupa tekanan darah tinggi serta kerusakan pada jantung.
Lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi suplemen tertentu.
(asr)

















































