9 Negara Bikin Aturan Imigrasi Baru, Ubah Syarat Masuk buat Warga AS

3 hours ago 5

CNN Indonesia

Jumat, 03 Apr 2026 14:30 WIB

Perubahan sistem yang berlaku akan menolak kunjungan turis AS yang tidak memenuhi syarat, bahkan maskapai berhak untuk menolak penerbangan individu tersebut. Ilustrasi paspor. (PublicDomainPictures/Pixabay)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara di dunia memperbarui kebijakannya terkait persyaratan masuk untuk warga negara Amerika Serikat (AS) pada tahun 2026.

Perubahan aturan masuk ini juga berbeda-beda, ada yang memudahkan atau justru menyulitkan pemegang paspor AS. Sejauh ini, 9 negara telah mengonfirmasi perubahan persyaratan masuk bagi turis termasuk asal Amerika.

Perubahan sistem yang berlaku pada tahun 2026 ini juga akan menolak kunjungan turis AS yang tidak memenuhi syarat, bahkan maskapai berhak untuk menolak penerbangan individu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Travel Off Path, berikut 9 negara dengan kebijakan baru yang mengubah aturan masuk untuk pemegang paspor Amerika Serikat pada tahun 2026:

Inggris Raya

Inggris resmi meluncurkan Electronic Travel Authorization (ETA) yang mulai berlaku sejak 25 Februari 2026. Wisatawan perlu mendaftar ETA secara online sebelum bepergian.

Semua warga negara AS kini wajib memiliki ETA sebelum masuk ke Inggris, tidak bisa lagi hanya mengandalkan paspor. Jika didapati wisatawan tidak memiliki persetujuan ETA, maka maskapai akan menolak penumpang naik pesawat.

India

India menghapuskan formulir kertas yang dulu diberlakukan untuk mengisi data diri kedatangan turis. Mulai 1 April 2026, India mewajibkan e-Arrival Card bagi semua pengunjung.

Selain visa wajib bagi pemegang paspor AS, kini wisatawan perlu memiliki formulir digital baru ini sebelum masuk ke India. E-Arrival Card dapat dibuat secara online tiga hari (72) jam sebelum kedatangan.

Korea Selatan

Sementara kebijakan baru di Korea Selatan, telah resmi memperpanjang pembebasan Korea Electronic Travel Authorization (K-ETA) hingga 31 Desember 2026.

Dengan perpanjangan ini, turis AS tidak perlu lagi mengajukan atau membayar ETA untuk masuk ke Korsel hingga akhir tahun. Turis AS dapat berkunjung ke Korea Selatan dengan hanya menggunakan paspor.

Sri Lanka

Sri Lanka membuka pintu lebar-lebar untuk para turis. Mereka memperpanjang program ETA gratis, sehingga turis dapat berkunjung tanpa harus membayar biaya ETA.

Pemegang paspor AS dapat menikmati kunjungan masuk dan izin tinggal bebas visa selama 30 hari.

Uzbekistan

Uzbekistan semakin proaktif mendorong lebih banyak kunjungan pariwisata. Per 1 Januari 2026, Uzbekistan terapkan akses bebas visa bagi pemegang paspor Amerika Serikat.

Dengan kebijakan baru ini, warga negara AS benar-benar bisa masuk ke Uzbekistan tanpa visa. Durasi kunjungan dan izin tinggal tanpa visa diberikan untuk 30 hari.

Gabon

Sementara Gabon menegakkan kebijakan yang ketat untuk pemegang paspor AS akibat konflik diplomatik. Mulai 1 Januari 2026, Gabon resmi menangguhkan semua visa bagi warga negara AS.

Warga negara AS dilarang masuk ke Gabon untuk alasan apapun, baik itu untuk liburan maupun kepentingan perjalanan bisnis.

Hingga pembekuan diplomatik ini berakhir yang belum bisa ditentukan sampai kapan, warga AS diminta untuk membatalkan dan tidak memesan penerbangan maupun akomodasi ke Gabon.

Sierra Leone

Sierra Leone resmi memberhentikan program Visa on Arrival (VoA) bagi pemegang paspor AS. Sekarang, turis AS wajib mengajukan e-Visa secara online sebelum terbang ke Sierra Leone.

Pihak bandara dan maskapai penerbangan akan menolak penumpang AS yang tidak memiliki persetujuan e-Visa .

Djibouti

Sama seperti Sierra Leone, kini Djibouti juga menghapuskan sistem VoA bagi turis AS. Sementara itu, pemegang paspor AS wajib memiliki e-Visa sebelum berkunjung ke Djibouti.

Warga negara AS perlu menyelesaikan aplikasi e-Visa secara online dan mendapat persetujuan sebelum keberangkatan. Meskipun aplikasi ini berbentuk digital, tetapi wisatawan disarankan juga membawa salinan kertas untuk berjaga-jaga apabila sistem mengalami error.

Guinea Khatulistiwa

Sedangkan Guinea Khatulistiwa meningkatkan sistem masuk baru. Mereka mengalihkan seluruh proses masuknya secara online dan digital.

Guinea Khatulistiwa tidak lagi menggunakan visa kertas sebagai syarat masuk. Kini turis termasuk wisatawan asal AS dapat berkunjung dengan menggunakan e-Visa. Turis wajib mengajukan aplikasi secara online dan mendapatkan persetujuan digital sebelum kedatangan di Guinea Khatulistiwa.

(ana/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |