9 Negara BoP Sudah Sumbang Rp118 T untuk Gaza, RI Termasuk?

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Sembilan negara anggota Board of Peace (BoP) telah menyumbang iuran sebesar total US$7 miliar atau sekitar Rp118 triliun, untuk dana rekonstruksi Gaza.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sembilan negara itu antara lain Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain sembilan negara itu, AS juga berkomitmen menyumbang US$10 miliar (sekitar Rp168 triliun) untuk Dewan Perdamaian, meski tak merinci secara spesifik soal penggunaan dana tersebut. 

"Setiap dolar yang dibelanjakan adalah investasi untuk stabilitas dan harapan akan wilayah yang baru dan harmonis," kata Trump usai KTT perdana BoP di Washington AS, seperti dikutip Al Jazeera. 

"Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun di ruangan ini," tambah dia.

Meskipun jumlah dana yang dijanjikan tergolong besar, nilainya hanya sebagian kecil dari perkiraan $70 miliar (sekitar Rp1.176 triliun) yang dibutuhkan untuk pembangunan kembali wilayah Gaza yang hancur imbas agresi Israel. 

RI dan negara anggota lain kirim pasukan ISF

Dari sembilan negara tersebut, Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara anggota BoP yang telah menyumbang iuran untuk rekonstruksi Gaza. 

Namun Indonesia bersama Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania, menyatakan bersedia mengirim pasukan untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di bawah komando BoP, yang akan dikirim ke Jalur Gaza. 

Selain lima negara itu, Mesir dan Yordania juga telah menyatakan kesediaan untuk melatih pasukan polisi untuk Gaza.

Dalam pernyataannya usai menghadiri KTT perdana BoP di Washington pada Kamis (19/2), Presiden Prabowo Subianto mengatakan RI akan mulai mengirim tentara ke Gaza dalam satu atau dua bulan ke depan.

"Kita siap (kirim pasukan ISF). Mungkin ya kelompok-kelompok advanced mungkin tidak lama lah mungkin satu sampai dua bulan ini," ujar Prabowo usai menghadiri rapat Board of Peace di Washington, AS, Kamis (19/2).

Dalam rapat perdana Board of Peace dan di depan Presiden Donald Trump, Prabowo secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia siap mengirim 8 ribu pasukan untuk ISF di Gaza.

"Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi dengan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Sebelumnya RI dipastikan belum membayar iuran US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk bergabung dengan BoP. Kementerian Luar Negeri RI mengatakan anggaran itu bersifat sukarela.

"Pada dasarnya kontribusi anggaran untuk BoP bersifat sukarela, dan tanpa iuran pun tetap bisa menjadi anggota BoP," kata juru bicara Kemlu RI Vahd Nabyl pada Januari lalu.

(dna)

Read Entire Article
| | | |