Apakah Konsumsi Kolagen Bisa Menyebabkan Batu Ginjal?

1 day ago 6

CNN Indonesia

Selasa, 06 Jan 2026 17:00 WIB

Kolagen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, khususnya kulit. Namun, apakah konsumsi kolagen bisa menyebabkan batu ginjal? Ilustrasi. Kolagen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, khususnya kulit. Namun, apakah konsumsi kolagen bisa menyebabkan batu ginjal? (iStockphoto)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Kolagen merupakan jenis protein yang dapat ditemukan dalam berbagai makanan kaya protein, misalnya daging sapi, ikan, dan ayam.

Kolagen juga banyak tersedia dalam bentuk suplemen yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Namun, apakah konsumsi kolagen bisa menyebabkan batu ginjal?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kolagen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kulit, rambut, meningkatkan kualitas tidur, hingga membantu menurunkan berat badan.

Namun, manfaat tersebut bisa didapatkan jika kolagen dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan tidak berlebihan. Berikut penjelasannya yang dilansir dari laman Healthline.

Benarkah kolagen penyebab bantu ginjal?

batu ginjalIlustrasi. Kolagen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, khususnya kulit. Namun, apakah konsumsi kolagen bisa menyebabkan batu ginjal? (iStockphoto/wildpixel)

Apakah konsumsi kolagen bisa menyebabkan batu ginjal? Jawabannya adalah iya, kolagen dapat meningkatkan risiko batu ginjal, terutama bagi yang sudah rentan.

Hal itu karena kolagen mengandung hidrolisat hidroksiprolin (hydroxyproline) yang diubah tubuh menjadi kalsium oksalat, salah satu penyebab utama batu ginjal.

Sama seperti jenis protein hewani lainnya, kolagen mengandung sejenis asam amino yang disebut hidroksiprolin. Hidroksiprolin diubah menjadi oksalat dalam tubuh yang dapat meningkatkan kadar ekskresi oksalat dalam urine.

Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi 30 gram gelatin yang berasal dari kolagen meningkatkan ekskresi oksalat urine sebesar 43 persen setelah 24 jam dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Beberapa penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa mengonsumsi hidroksiprolin dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urine, dan oleh karena itu, dapat membahayakan kesehatan ginjal.

Penelitian tabung reaksi dan hewan lainnya menunjukkan bahwa efek ini dapat diperkuat pada mereka yang menderita hiperoksaluria primer, suatu kelainan genetik yang memengaruhi metabolisme oksalat dan meningkatkan risiko batu ginjal berulang.

Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar penelitian ini menggunakan jumlah hidroksiprolin yang terkonsentrasi.

Oleh karena itu, tidak jelas bagaimana kolagen yang ditemukan dalam daging atau suplemen dapat memengaruhi ekskresi oksalat urine dan pembentukan batu ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah normal.

Apa itu batu ginjal?

Batu ginjal adalah jenis endapan mineral yang terbentuk di ginjal. Hal tersebut bisa menyebabkan gejala seperti nyeri, mual, dan muntah.

Ada beberapa jenis batu ginjal, salah satu batu ginjal yang paling umum adalah batu ginjal kalsium oksalat.

Oksalat mengikat kalsium di saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui feses atau urine. Namun, jumlah oksalat yang besar ke ginjal dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Asupan cairan atau kalsium yang tidak memadai dapat berkontribusi pada perkembangan batu ginjal dengan meningkatkan penyerapan oksalat.

Tips mengonsumsi kolagen

Dikutip dari laman Very Well Health, berikut beberapa tips mengonsumsi kolagen yang perlu diperhatikan.

  • Minumlah suplemen kolagen secara konsisten
  • Ikuti saran dosis konsumsi pada label produk
  • Campurkan bubuk atau cairan kolagen ke dalam air, kopi, teh, atau smoothie
  • Konsumsi kolagen dengan sumber vitamin C, seperti jeruk, untuk meningkatkan efeknya

Selain suplemen, dapat juga mengonsumsi sumber kolagen alami seperti kaldu tulang, ceker ayam, iga, daging, ikan salmon, dan lainnya.

Jangan lupa selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai konsumsi suplemen kolagen, terutama jika hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu.

(juh)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |