Baru Sehari Kesepakatan Damai, Israel Serang Wilayah Selatan Lebanon

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Israel belum betul-betul angkat kaki dari konflik di Lebanon menyusul kesepakatan damai yang ditandatangani kedua belah pihak.

Mengutip dari sejumlah pemberitaan kantor berita--seperti Aljazeera, Anadolu, NNA, Times of Israel, hingga Haaretz--militer Zionis itu melakukan serangan udara ke wilayah Lebanon selatan, Sabtu (27/6).

Serangan udara moda nirkawak (drone) itu dilakukan sehari setelah kesepakatan damai kedua belah pihak disetujui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kantor berita Lebanon, NNA, memberitakan diduga drone Israel menggempur wilayah Kegubernuran atau Provinsi Nabatieh di Lebanon selatan.

NNA memberitakan taman hiburan Farah yang ada di kota Nabatieh al-Fawqa, ibu kota Nabatieh,  terkena serangan drone Israel tersebut.

Anadolu melaporkan sejauh ini belum ada laporan korban dalam serangan Israel tersebut.

Anadolu memberitakan, pasukan Israel bergerak maju menuju pinggiran Kfar Shouba di distrik Hasbaya sambil melepaskan tembakan dengan senapan mesin sedang dan berat.

Israel terus menduduki sebagian wilayah Lebanon selatan, dengan beberapa daerah diduduki selama beberapa dekade dan daerah lainnya direbut selama perang 2023-2024. Sejak 2 Maret lalu, aksi militer Israel di Lebanon telah menewaskan 4.243 orang, melukai 12.186 orang lainnya, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.

Adapun serangan pada Sabtu ini, terjadi sehari setelah Israel dan Lebanon menandatangani kesepakatan keamanan yang dimediasi AS yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan di sepanjang perbatasan mereka setelah berbulan-bulan terjadi permusuhan lintas batas antara Israel dan faksi Hizbullah di Lebanon selatan.

Sebelumnya, usai kesepakatan damai didapat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan militer negara Zionis itu akan ditarik dari utara dan selatan Sungai Litani, lalu menyerahkan kedua wilayah tersebut ke militer Lebanon.

Netanyahu menggambarkan pergerakan pasukan Israel itu sebagai upaya meninggalkan lokasi yang "tidak dibutuhkan" di Lebanon.

PM Israel ini juga turut mengomentari kesepakatan yang tercapai antara pemerintahannya dengan Lebanon.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Angkatan Bersenjata Lebanon akan bergerak ke wilayah-wilayah itu sekaligus sebagai program percontohan.

Sebelumnya, Israel dilaporkan tengah mempertimbangkan penarikan "simbolis" dari wilayah pendudukan di Lebanon selatan sebagai bagian dari pembicaraan dan "isyarat" ke pemerintah Lebanon.

Militer Israel pada Kamis juga menyatakan akan mengurangi pasukannya di Lebanon untuk sementara waktu. Namun, mereka tak memberi rinci wilayah mana yang dimaksud.

Pasukan Israel yang akan angkat kaki dari dua wilayah itu merupakan hasil perjanjian damai Israel-Lebanon yang diteken pada Jumat.

Perjanjian itu disebut-sebut akan menjadi kerangka untuk upaya perdamaian kedua negara.

Lebanon kembali terseret dalam konflik usai milisi Hizbullah menggempur Israel sebagai bentuk pembalasan menyusul kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei tewas dalam serangan brutal Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari. Hari-hari setelah itu, mereka terus bertempur.

Israel juga menggempur habis-habisan Lebanon dengan dalih Hizbullah mengancam keamanan negara mereka.

(kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |